JAWA BARAT — Bermain di bawah tekanan setelah kalah di gim pertama, Marwan/Aisyah menunjukkan ketenangan luar biasa. Mereka membalikkan keadaan lewat permainan agresif di pengembalian bola pertama dan berhasil menundukkan wakil Serbia tersebut.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi pasangan pelatnas Cipayung itu untuk menghadapi lawan yang lebih berat di babak berikutnya.
Setelah kehilangan gim pembuka, Marwan/Aisyah mengubah strategi. Mereka lebih sering menargetkan area belakang pertahanan Vitman yang tampak kesulitan menerima serangan mendatar.
Pola ini terbukti efektif. Marwan yang bermain di belakang mulai leluasa melepaskan smash silang, sementara Aisyah rajin memotong bola-bola pendek di depan net. Lawan yang sempat percaya diri mulai kehilangan ritme.
Pada gim penentu, dominasi Marwan/Aisyah semakin terlihat. Mereka unggul jauh sejak interval dan menutup pertandingan tanpa memberi kesempatan lawan untuk mengejar.
Kemenangan comeback seperti ini biasanya memberi efek psikologis besar bagi pasangan muda. Mereka membuktikan mampu keluar dari tekanan ketika tertinggal lebih dulu.
Di babak 32 besar, Marwan/Aisyah dipastikan menghadapi lawan dengan peringkat lebih tinggi. Lawan yang belum diketahui ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ketahanan fisik dan mental mereka.
Dengan kemenangan ini, Indonesia kini memiliki satu wakil lagi di nomor ganda campuran. Sebelumnya, beberapa pasangan unggulan sudah lebih dulu memastikan tempat di babak kedua.
Laga babak 32 besar dijadwalkan berlangsung pada Kamis (20/8). Marwan/Aisyah akan mendapatkan waktu istirahat dua hari untuk memulihkan kondisi dan mempersiapkan strategi baru.