JAWA BARAT — Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 memasuki babak baru. Setelah hasil kurang memuaskan pada ajang sebelumnya, John Herdman kini punya lebih banyak pilihan pemain untuk membentuk tim yang kompetitif di turnamen regional tersebut.
Deretan pemain abroad diproyeksikan menjadi tulang punggung skuad Garuda. Jay Idzes, Kevin Diks, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Thom Haye, Ole Romeny, dan Joey Pelupessy diperkirakan akan memperkuat tim. Kompetisi internal untuk memperebutkan tempat di starting XI pun semakin ketat.
Kekayaan opsi di sektor tengah menjadi sorotan utama. Thom Haye, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, hingga Ricky Kambuaya memberikan alternatif karakter permainan yang berbeda bagi Herdman.
Calvin Verdonk, yang biasa bermain sebagai bek kiri, bisa dimajukan ke lini tengah. Sementara Thom Haye punya kapabilitas sebagai pengatur tempo permainan dari posisi lebih dalam. Fleksibilitas ini membuat rotasi pemain tidak menurunkan kualitas permainan secara signifikan.
Di lini depan, Ole Romeny bisa ditempatkan sebagai ujung tombak atau bergerak bebas di belakang striker. Kombinasi distribusi bola Thom Haye dan kecepatan pemain muda seperti Luke Vickery dari sisi lapangan menambah dimensi serangan yang variatif.
Nama Luke Vickery menjadi sorotan utama. Pemain Macarthur FC ini merupakan pemain naturalisasi terbaru Timnas Indonesia dan memiliki fleksibilitas posisi yang mumpuni.
Vickery tidak hanya nyaman bermain sebagai winger, tetapi juga bisa diplot sebagai penyerang tengah dalam situasi tertentu. Karakter ini menjadikannya kandidat kuat sebagai pemain pengubah permainan ketika Herdman membutuhkan pendekatan berbeda di lini serang.
Proses naturalisasi Vickery bersama Mitchell Lee Baker telah mendapat persetujuan DPR. Keduanya diproyeksikan sebagai bagian dari regenerasi skuad Garuda, sejalan dengan kebutuhan jangka panjang untuk agenda besar setelah FIFA ASEAN Cup.
Kabar positif datang dari sektor pertahanan. Bek Sassuolo, Jay Idzes, yang sebelumnya mengalami cedera, telah kembali masuk dalam daftar pemain klubnya.
Kondisi ini memastikan Herdman memiliki opsi utama yang solid di lini belakang. Dengan kembalinya Jay Idzes, kedalaman skuad Indonesia di semua lini terlihat lebih siap menghadapi tekanan turnamen.
Dengan banyaknya pilihan pemain di setiap posisi, Timnas Indonesia tidak lagi bergantung pada satu atau dua pemain kunci. Keberadaan pemain pengganti yang berkualitas menjadi modal penting untuk bersaing di level tertinggi Asia Tenggara.