Puluhan Lansia di Garut Hibur Sesama Lansia di HUT ke-81 RI, Tegaskan Usia Bukan Halangan Berkarya

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:41:01 WIB
Puluhan lansia mengikuti acara peringatan HUT ke-81 RI yang digelar Paguyuban Dharma Wulan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Panawuan, Garut, Sabtu (22/8/2026).

GARUT — Semangat kemerdekaan di Kabupaten Garut kali ini dimaknai berbeda oleh para warga lanjut usia. Alih-alih sekadar upacara, Paguyuban Dharma Wulan (PDW) justru menghadirkan ruang kebersamaan lintas generasi melalui kegiatan yang digagas, dikelola, dan dinikmati sendiri oleh para lansia.

Mengusung tema "Lansia Hibur Lansia, Bersama Kita Sehat dan Gembira", acara ini berlangsung hangat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Panawuan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Sabtu (22/8/2026). Panitia mencatat puluhan lansia hadir dan menerima bingkisan sebagai bentuk kepedulian serta penghormatan.

Bukan Sekadar Peringatan, tapi Penegasan Peran Sosial Lansia

Ketua PDW Cabang Kabupaten Garut, Hudan Mushfudin, S.TH.I, menyebut kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, momen HUT ke-81 RI menjadi pengingat bahwa kemerdekaan juga berarti kesempatan bagi setiap warga negara untuk tetap hidup sehat dan bermartabat.

"Lansia bukan beban. Lansia adalah bagian dari perjalanan bangsa yang memiliki pengalaman, keteladanan dan nilai kehidupan yang patut diwariskan kepada generasi berikutnya," ujar Hudan dalam sambutannya.

Pernyataan tersebut selaras dengan pesan yang diusung PDW, yakni "Warga Usia Lanjut (WULAN), Lansia Hibur Lansia—Mandiri, Terhormat, Bermakna". Pesan ini sengaja diangkat untuk melawan stigma bahwa usia lanjut identik dengan keterbatasan.

Kekompakan Pengurus dan Dukungan Muhammadiyah

Kesuksesan acara ini tak lepas dari kerja keras jajaran panitia. Wakil Ketua Panitia Sarif Hidayat, S.Pd., Sekretaris Mujiharto, S.Pd., dan Bendahara Amal Rasyid disebut berhasil mengemas kegiatan menjadi ruang silaturahmi yang sederhana namun penuh kekeluargaan.

Kehadiran Lurah Sukajaya, Pengurus Cabang Muhammadiyah Panawuan, serta jajaran Pengurus Aisyiyah Panawuan turut memperkuat sinergi kelembagaan di tingkat kelurahan. Dukungan ini dinilai penting untuk memastikan program pemberdayaan lansia berjalan berkelanjutan.

Apa yang Membuat Kegiatan Ini Berbeda?

Berbeda dari peringatan kemerdekaan pada umumnya, di sini para lansia tidak hanya menjadi penonton atau peserta pasif. Mereka adalah subjek utama yang aktif menghibur sesama, berbagi cerita, dan membangun kebersamaan.

Senyum yang terpancar dari para peserta menjadi indikator paling jujur bahwa kebahagiaan tidak mengenal batas usia. Dari sebuah gedung sederhana di Panawuan, pesan yang ingin disampaikan terasa kuat: usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk hidup dan berbagi tidak boleh pernah padam.

Bagi PDW Garut, kegiatan ini diharapkan menjadi contoh nyata bahwa para lansia tetap memiliki peran penting di tengah masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk menghormati mereka yang telah berkontribusi bagi perjalanan bangsa.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: jabarbicara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top