Patroli Dini Hari di Tasikmalaya, Polisi Amankan 12 Botol Miras dari Dua Pengendara Motor

Penulis: Jefri Siahaan  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:29:02 WIB
Polisi mengamankan dua pengendara motor beserta 12 botol minuman keras dalam patroli dini hari di Tasikmalaya, Minggu (23/8/2026).

TASIKMALAYA — Dua pengendara sepeda motor diamankan jajaran Polres Tasikmalaya Kota bersama barang bukti 12 botol minuman keras (miras) dalam patroli malam yang berlangsung Minggu (23/8/2026) dini hari. Personel gabungan dari Pamapta II, Intelijen, dan Reserse Kriminal menyisir sejumlah titik rawan gangguan keamanan di wilayah hukum setempat.

Pengamanan ini dinilai penting lantaran peredaran miras kerap menjadi pemicu konflik sosial dan tindak pidana lain seperti premanisme hingga kenakalan remaja. Kehadiran polisi di lapangan juga dimaksudkan untuk mencegah aksi geng motor dan penggunaan knalpot brong yang meresahkan warga.

Antisipasi Penyakit Masyarakat saat Malam Minggu

Ipda Rifanto Jaki selaku Pamapta II menyebut patroli digencarkan untuk mengantisipasi penyakit masyarakat yang kerap muncul pada malam Minggu. Menurutnya, penindakan bukanlah tujuan utama, melainkan bagian dari upaya menciptakan efek jera dan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas hingga larut malam.

“Kami mengantisipasi penyakit masyarakat yang kerap muncul saat malam Minggu,” ujar Rifanto dalam keterangannya, Minggu dini hari.

Patroli yang mengedepankan kehadiran fisik di titik-titik vital ini diharapkan mampu menjadi deterensi utama. Strategi pemolisian ini pun dinilai efektif menekan potensi gangguan, sekaligus mendorong warga mematuhi norma ketertiban secara sukarela tanpa perlu tindakan represif berlebihan.

Himbauan untuk Warga dan Remaja

Secara umum, situasi keamanan Kota Tasikmalaya selama patroli berlangsung terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan kejadian menonjol lain selain kasus pembawa miras tersebut. Polisi mengimbau masyarakat, khususnya remaja, untuk menghindari aktivitas di luar rumah pada jam rawan.

Warga yang menemukan indikasi gangguan atau membutuhkan bantuan dapat segera menghubungi Call Center 110. Partisipasi aktif komunitas dalam melaporkan kejanggalan disebut menjadi kunci keberhasilan pencegahan kejahatan secara berkelanjutan.

Sinergi antara aparat dan warga ini membuktikan bahwa keamanan bukan tanggung jawab tunggal kepolisian. Kolaborasi kolektif yang dibangun melalui kewaspadaan harian dan kepatuhan terhadap aturan menjadi fondasi kenyamanan bersama di kota yang dinamis.

Reporter: Jefri Siahaan
Sumber: spirits.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top