Rektor ITG Garut Hilmi Aulawi Resmi Dilantik, Targetkan Kampus Jadi Pusat Inovasi AI untuk Pelayanan Publik

Penulis: Luthfi Hakim  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:30:01 WIB
Hilmi Aulawi dilantik sebagai Rektor ITG Garut periode 2026-2031 di Ballroom Al Musaddadiyah, Sabtu (22/8/2026).

GARUT — Institut Teknologi Garut (ITG) resmi memiliki pemimpin baru. Hilmi Aulawi dilantik sebagai Rektor ITG periode 2026-2031 di Ballroom Al Musaddadiyah, Sabtu (22/8/2026). Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

Hilmi membawa visi besar: mengubah ITG dari sekadar lembaga pengajaran menjadi kampus yang berdampak nyata bagi masyarakat. Fokus utamanya adalah integrasi teknologi kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran, penelitian, hingga pengambilan keputusan.

Bupati Garut: ITG Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Bupati Abdusy Syakur Amin menyambut baik kepemimpinan baru ini. Ia menilai banyak alumni ITG yang kini berkiprah di lingkungan Pemkab Garut, membuktikan sinergi yang sudah terjalin kuat selama ini.

Orang nomor satu di Garut itu berharap ITG bisa memperkuat kontribusinya, khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi. Targetnya jelas: efisiensi pelayanan publik dan akselerasi kemajuan wilayah secara berkelanjutan.

Mengapa AI Menjadi Fokus Utama Rektor Baru?

Dalam pidato perdananya, Hilmi Aulawi menegaskan bahwa adaptasi terhadap AI bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Ia menyebut transformasi digital pendidikan adalah kunci untuk menciptakan pembelajaran yang personal, fleksibel, dan kontekstual.

"Kita harus mampu memanfaatkan AI sebagai nilai plus dalam transformasi pembelajaran, penelitian, dan pengambilan keputusan dengan tetap menjaga integritas akademik serta etika," tegasnya.

Langkah ini dinilai krusial untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi profesi masa depan yang belum ada saat ini. Kurikulum ITG pun dituntut relevan dengan dinamika industri yang bergerak sangat cepat.

Dari Teaching University Menuju Impactful University

Hilmi memaparkan perubahan paradigma peran perguruan tinggi. Kini, fokus tidak lagi hanya pada pengajaran atau penelitian semata, tetapi pada kemampuan melahirkan inovasi kewirausahaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Visi ini sejalan dengan harapan Bupati agar ITG menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan persoalan riil di lapangan. Kampus dituntut menjadi pusat solusi teknologi yang aplikatif, bukan menara gading akademis yang terpisah dari realitas sosial ekonomi warga Garut.

Kolaborasi Kunci Wujudkan Ekosistem Inovasi

Keberhasilan agenda transformasi digital ini bertumpu pada kolaborasi erat antara akademisi dan pemerintah daerah. Sinergi yang terjalin antara ITG dan Pemkab Garut diharapkan menghasilkan ekosistem inovasi yang inklusif.

Ketika teknologi diadopsi dengan prinsip kemanusiaan dan etika, dampaknya akan meluas pada peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal. Pelantikan ini menjadi komitmen bersama untuk membangun Garut yang cerdas, kompetitif, dan berdaya saing tinggi di era ekonomi digital global.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: spirits.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top