KUNINGAN — Lubang-lubang menganga di ruas Jalan Babakanreuma sampai Sidaraja mulai ditutup. Alat berat dan pekerja terlihat di lokasi sejak Senin (24/8/2026), menggarap penambalan di titik-titik yang sebelumnya sempat menjadi sorotan warga.
Jalur ini merupakan akses alternatif yang cukup ramai dilewati. Beberapa hari terakhir, kondisinya yang rusak parah banyak diunggah pengguna jalan ke media sosial hingga memicu beragam tanggapan netizen.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, Teddy Bisma, membenarkan pengerjaan perbaikan tengah direalisasikan. Ia menegaskan penanganan dilakukan pada Agustus ini.
“Betul, perbaikan di ruas Jalan Babakanreuma sampai Sidaraja Agustus ini dikerjakan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).
Pemkab Kuningan mengalokasikan dana khusus untuk memastikan ruas ini kembali aman dilalui. “Anggaran yang dibutuhkan senilai 400 juta rupiah. Anggaran tersebut dikucurkan khusus untuk mengover perbaikan di ruas Jalan Babakanreuma sampai Sidaraja,” tandas Teddy.
Penanganan ini menjadi jawaban atas keluhan yang mengemuka belakangan. Sebelumnya, banyak warga dan pengguna jalan mengunggah dokumentasi lubang-lubang dalam di ruas tersebut, memancing perhatian publik secara luas.
Kondisi itu dinilai membahayakan pengendara, terutama saat melintas di malam hari atau ketika hujan turun. Kini, pemandangan jalan berlubang itu perlahan mulai hilang seiring pengerjaan penambalan oleh petugas di lapangan.
Perbaikan ini diarahkan untuk memulihkan fungsi jalur penghubung antarwilayah. Dinas PUTR menegaskan pengerjaan difokuskan pada titik-titik kerusakan berat agar mobilitas warga tidak lagi terganggu.
Belum ada keterangan resmi mengenai lama waktu pengerjaan atau metode penambalan yang digunakan. Namun, kehadiran alat dan tenaga kerja di lokasi menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk segera menuntaskan persoalan yang sempat ramai diperbincangkan tersebut.