BOGOR — Insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 08.10 WIB. Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut lokasi kejadian berada di ruas jalan yang lurus dan sedikit menanjak dengan marka tidak terputus.
Kecelakaan berawal saat sepeda motor Honda Supra X yang dikendarai H.S (54) melaju dari arah Gadog menuju Puncak. Di lokasi kejadian, pengendara berupaya mendahului sepeda motor lain yang berjalan searah di depannya dengan mengambil sisi kanan jalan.
Nahas, proses mendahului itu berujung fatal. "Stang kiri Honda Supra X membentur stang kanan sepeda motor yang melaju searah. Setelah benturan, sepeda motor H.S kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke sisi kanan jalan," ujar Ares.
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju dump truck Mitsubishi Canter bernomor polisi F-8419-HW yang dikemudikan S.S (36). Kedua korban yang sudah terpental ke badan jalan tidak sempat menghindar dan langsung tertabrak kendaraan tersebut.
H.S merupakan warga Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung. Saat kejadian, ia membonceng R.N (55). Keduanya mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian. H.S menderita luka terbuka pada bagian kepala, sementara R.N mengalami luka memar, lebam, dan lecet pada bagian dada.
Jenazah kedua korban langsung dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Paru (RSP) Gunawan Cisarua untuk proses lebih lanjut. "Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara dan selanjutnya dibawa ke RSPG Cisarua," kata Ares.
Polisi masih memburu pengendara sepeda motor yang terlibat senggolan dengan korban. Pengendara tersebut diketahui melarikan diri usai kejadian, meninggalkan kendaraannya di lokasi. Hingga kini, petugas masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengidentifikasi pelaku serta memastikan rangkaian kecelakaan secara utuh.