Dinas Pendidikan Bekasi Wajibkan Tempat Sampah Pilah di Semua Sekolah untuk Dukung PSEL

Penulis: Mardian Syah  •  Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:01:02 WIB
Dinas Pendidikan Kota Bekasi mewajibkan penyediaan tempat sampah terpilah di seluruh sekolah untuk mendukung program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

KOTA BEKASI — Rencana ini bukan sekadar imbauan. Dinas Pendidikan Kota Bekasi akan menyediakan fasilitas tempat sampah terpilah di setiap sekolah sebagai langkah konkret menyukseskan program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Chondro Wibhowo, menegaskan bahwa kebiasaan memilah harus dimulai dari lingkungan pendidikan.

Chondro menyebut, kontribusi sampah dari sekolah tidak bisa dianggap remeh. Jumlah murid dan sekolah yang banyak dipastikan berbanding lurus dengan volume sampah yang dihasilkan setiap harinya.

Edukasi Pemilahan Sampah Dimulai dari Bangku Sekolah

Menurut Chondro, gerakan ini dirancang agar siswa tidak hanya memilah sampah di lingkungan sekolah. Kebiasaan tersebut diharapkan terbawa hingga ke rumah masing-masing, sehingga dampaknya meluas ke masyarakat.

"Kami sudah mendorong sekolah-sekolah untuk mulai melakukan pemilahan sampah. Mudah-mudahan nanti mulai dari sekolah sampai ke rumahnya, mereka bisa mengedukasi rumahnya dan lingkungan sekitar," katanya, Minggu (30/8).

Pemilahan Sampah Berpotensi Masuk Kurikulum Muatan Lokal

Ke depan, Dinas Pendidikan Kota Bekasi tidak menutup kemungkinan menjadikan pemilahan sampah sebagai materi pembelajaran di sekolah. Langkah ini dinilai penting agar siswa memahami esensi dan tata cara memilah sampah sejak dini.

"Itu dimungkinkan kita menjadikan pemilahan sampah menjadi salah satu yang diajarkan di sekolah, kita berproses. Ini hal sederhana, hanya melakukan pemilahan tapi dampaknya luar biasa," ujar Chondro.

Program ini sejalan dengan target Pemerintah Kota Bekasi untuk mengoptimalkan PSEL sebagai solusi pengelolaan sampah perkotaan. Dengan disiplin pemilahan dari sumbernya, diharapkan pasokan sampah ke fasilitas pengolahan menjadi lebih efisien dan bernilai guna.

Reporter: Mardian Syah
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top