JAKARTA — Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mendorong BRI Peduli, payung program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) BRI, bergerak cepat. Masker dan vitamin dibagikan langsung oleh insan BRILian atau pekerja BRI kepada warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Di Jakarta, bantuan difokuskan pada lokasi dengan pergerakan orang tinggi. Titik tersebut meliputi Halte Transjakarta CSW, kawasan MRT/KRL Sudirman, Simpang Susun Semanggi, dan Bendungan Hilir.
Corporate Secretary BRI Dhanny menyebut kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran perseroan di tengah kondisi darurat.
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat dan memberikan dukungan yang sederhana, namun berarti. Pembagian masker dan vitamin ini merupakan bentuk kepedulian BRI untuk membantu masyarakat tetap terlindungi dan dapat menjalankan aktivitasnya di tengah kondisi sebaran abu vulkanik,” ujar Dhanny.
Menurut Dhanny, abu vulkanik berisiko menurunkan kualitas udara dan memicu gangguan pernapasan serta iritasi mata. Penggunaan masker menjadi langkah pencegahan utama yang disarankan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Bantuan ini tidak hanya menyasar Jakarta. Wilayah Lampung yang berada lebih dekat dengan Gunung Anak Krakatau juga menjadi prioritas penyaluran.
“BRI berharap dukungan yang diberikan melalui BRI Peduli dapat membantu masyarakat menghadapi situasi ini dengan lebih aman dan nyaman,” tambah Dhanny.
Melalui BRI Peduli, perseroan menegaskan komitmennya hadir tidak hanya saat tanggap darurat. Berbagai inisiatif sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia terus dijalankan secara berkelanjutan.