JAWA BARAT — Sesi FP1 di Madring berjalan mulus sejak awal. Tidak ada crash, tidak ada bendera merah, tidak ada pembalap yang tersangkut di gravel. Padahal jelang balapan, karakter trek yang menggabungkan lintasan lurus panjang dan tikungan sempit itu disebut-sebut bakal menyulitkan para pembalap.
Russell mencatat waktu tercepat, disusul Antonelli di posisi kedua. Hasil ini jadi sinyal awal bahwa paket mobil Mercedes paling cocok dengan karakter Madring.
Bagi Russell, ini juga modal penting untuk memperpendek jarak di klasemen. Ia kini terpaut 66 poin dari pemuncak sementara.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton menempati urutan ketiga dan keempat. Namun selisih waktu mereka cukup jauh: masing-masing tertinggal 0,4 dan 0,5 detik dari Russell.
Max Verstappen dari Red Bull Racing berada di posisi kelima dengan gap 0,6 detik. Pembalap McLaren Lando Norris menyusul di urutan keenam.
Antonelli datang ke Madrid dengan kepercayaan diri tinggi. Pembalap 20 tahun itu baru saja menang di GP Italia meski start dari posisi ke-19.
Mesin baru yang dipakai di Monza juga akan ia bawa ke Madring, termasuk untuk melibas sektor lintasan lurus yang jadi ciri khas trek ini.
Madring baru pertama kali menggelar event Formula 1. Trek ini sempat diragukan karena kombinasi tikungan sulit dan aspal baru yang belum teruji.
Hasil FP1 membuktikan kekhawatiran itu belum terbukti. Dua puluh pembalap menyelesaikan sesi tanpa kendala berarti, meski sesi latihan kedua dan kualifikasi masih menanti untuk menguji konsistensi trek.