BEKASI — Joko Widodo menyebut keputusan menunjukkan KTA PSI pada waktu tersebut merupakan hak pribadinya. Ia menilai momentum menjadi pertimbangan utama dalam mengungkap statusnya sebagai kader PSI di hadapan peserta Rakorda DPD PSI Kabupaten Bekasi.
"Banyak yang bertanya kok baru ditunjukkan sekarang. Ya kan suka-suka saya dong, kan ini kartu milik saya. Bahwa saya tunjukkan di Bandung dan Bekasi ini karena momentumnya memang sekarang," kata Jokowi.
Dinamika politik, menurut Jokowi, sangat berkaitan dengan momentum. Karena itu ia memilih waktu tersebut untuk memperlihatkan KTA yang dimilikinya.
"Politik ini kan momentum, momentumnya pas kan ya saya tunjukkan sekarang," ujarnya.
Kedatangan Jokowi dalam Rakorda PSI Kabupaten Bekasi mendapat sambutan dari para kader. Dalam kesempatan itu, ia sempat melontarkan candaan kepada peserta yang tidak menyetujui keanggotaannya di PSI.
"Siapa setuju saya memiliki kartu ini? Ada yang tidak setuju, maju, saya beri sepeda," ujar Jokowi disambut suasana meriah.
Sehari sebelumnya, pada Sabtu (26/9/2026), Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya telah bergabung dengan PSI sejak 14 Oktober 2025. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Rakorda DPD PSI Kota Bandung.
"Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya. Saya kasih kartu anggota saya," kata Jokowi.
Saat itu, Jokowi memperlihatkan KTA PSI miliknya yang tercatat dengan nomor anggota S337220257777777. Ia menjelaskan bahwa Rakorda PSI Kota Bandung dipilih sebagai momentum untuk mengumumkan status keanggotaannya secara terbuka.
Keputusan tersebut, menurut Jokowi, sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap jajaran PSI Kota Bandung yang telah menyelesaikan pembentukan kepengurusan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) hingga 100 persen.
"Saya ingin menyampaikan hal ini juga penting dan saya buka di Bandung. Bahwa saya sesungguhnya kader PSI agar diketahui seluruh jajaran PSI dari DPP, DPW, DPD, DPC, dan DPRt," tegasnya.
Rakorda tersebut turut dihadiri Ketua DPW PSI Jawa Barat Abang Ijo Hapidin, Ketua Harian DPW PSI Jawa Barat Chodri Syafii, serta Ketua DPD PSI Kabupaten Bekasi Ridho Choirul Umam. Kehadiran Jokowi di forum itu menjadi penegasan statusnya sebagai kader PSI di hadapan pengurus dari tingkat wilayah hingga kabupaten.