JAWA BARAT — Cristiano Ronaldo berada di ujung jalan karier internasionalnya bersama Timnas Portugal. Bukan hanya soal performa, kepergiannya berpotensi menggerus pendapatan Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) hingga separuh. Ronaldo juga terancam larangan bermain 6 bulan setelah meninggalkan kamp Timnas Portugal di sela UEFA Nations League.
Ronaldo hanya tampil satu kali dari empat kesempatan bersama Selecao das Quinas pada jeda internasional terakhir. Setelah itu, ia meninggalkan kamp tanpa pemberitahuan lebih dulu ke pelatih Jorge Jesus. Keputusan itu memicu polemik di tubuh timnas.
Dalam klarifikasinya, Ronaldo mengaku dibohongi Jorge Jesus. Ia mengklaim sudah diminta melakukan pemanasan, tetapi tidak kunjung dimainkan. Ketegangan antara pemain dan pelatih menjadi pemicu utama drama di kamp Portugal.
Regulasi federasi membuka peluang hukuman berat bagi pemain timnas yang cabut tanpa komunikasi. Ronaldo terancam larangan bermain selama 6 bulan di level timnas. Sanksi ini bisa mempercepat spekulasi soal pensiunnya dari sepak bola internasional.
Dilansir dari AP, Cristiano Ronaldo, Jorge Jesus, dan FPF dijadwalkan duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Pertemuan itu menjadi penentu apakah Ronaldo masih punya masa depan di Timnas Portugal atau justru mengakhiri karier internasionalnya lebih cepat.
Sekitar 30% hingga 35% dari total pendapatan FPF berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan daya tarik komersial Ronaldo. Angka itu berasal dari kesepakatan sponsor, penjualan merchandise, dan daya tarik tim nasional di mata audiens internasional.
Surat kabar Portugal Record memproyeksikan dampak jangka panjang jika Ronaldo resmi pensiun. Pendapatan komersial FPF berpotensi merosot hingga 50%. Proyeksi itu menjadi alarm bagi federasi yang selama ini menikmati limpahan popularitas sang kapten.
Menteri Ekonomi Portugal, Manuel Castro Almeida, menyebut Ronaldo punya pengaruh besar terhadap citra negaranya. Menurutnya, banyak orang mengenal Portugal justru karena sosok Ronaldo.
"Cristiano Ronaldo memiliki dampak luar biasa dalam mempromosikan dan menonjolkan citra Portugal," ujar Manuel Castro Almeida.
"Banyak orang mengenal Portugal hanya karena Ronaldo. Dari sudut pandang peningkatan citra dan reputasi Portugal, Cristiano memiliki nilai yang sangat penting, dan akan sangat baik bagi Portugal untuk terus memanfaatkan potensi ini," tambahnya.
Kehilangan Ronaldo bukan sekadar soal gol dan assist. Timnas Portugal bakal kehilangan magnet komersial yang menarik sponsor dan perhatian global. FPF perlu menyiapkan strategi baru jika sang bintang benar-benar pensiun.
Pertemuan antara Ronaldo, Jorge Jesus, dan FPF akan menentukan arah berikutnya. Keputusan dalam pertemuan itu bakal menjawab apakah drama ini berakhir dengan rekonsiliasi atau perpisahan.