Pencarian

Wali Kota Bandung Buka Bandung World Cinema 2026, Pidi Baiq Sebut Ajang Regenerasi Sineas Muda

Selasa, 06 Oktober 2026 • 07:01:01 WIB
Wali Kota Bandung Buka Bandung World Cinema 2026, Pidi Baiq Sebut Ajang Regenerasi Sineas Muda
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan membuka Bandung World Cinema 2026.

BANDUNG — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai Bandung World Cinema 2026 sebagai hasil gagasan yang dirintis sejak sekitar satu tahun lalu bersama Pidi Baiq. Setelah melalui berbagai pembahasan dan penjajakan, festival film tersebut akhirnya dapat diwujudkan pada 2026.

"Ini sebuah hasil obrolan dari Ayah Pidi Baiq setahun yang lalu. Kita sempat keliling-keliling mencari berbagai macam alternatif dan akhirnya di tahun 2026 ini bisa terwujud berkat kolaborasi antara Falcon bersama dengan Panas Dalam," ujar Farhan melalui keterangan resmi Humas Pemkot Bandung.

Peran Pemkot Bandung: Regulator, Bukan Pelaku Industri

Farhan menegaskan Pemerintah Kota Bandung memiliki peran memastikan ekosistem perfilman di Kota Bandung tumbuh dan berjalan baik. Ekosistem itu tidak hanya soal penyelenggaraan festival, tetapi mencakup pelaku industri, infrastruktur, suprastruktur, serta dukungan masyarakat.

"Pelakunya sudah ada. Pemerintah kota ini regulator saja, enggak usah jadi pelaku. Selanjutnya infrastruktur, suprastruktur, dan yang terakhir tentunya adalah masyarakat," katanya.

Menurut Farhan, tingginya apresiasi warga Bandung terhadap film menjadi modal penting membangun industri perfilman berkelanjutan. Festival film diharapkan menjadi ruang hiburan sekaligus membuka wawasan lewat karya perfilman dari berbagai negara.

"Ketika adanya BWC 2026, ini bukan hanya untuk mendapatkan hiburan atau menjadi jendela kita melihat dunia, tetapi juga untuk memastikan bahwa level of appreciation warga Bandung terhadap film masih sangat tinggi," ujarnya.

Daya Serap Tenaga Kerja Sektor Film Jadi Sorotan

Farhan menekankan industri film punya potensi ekonomi besar, khususnya menciptakan lapangan pekerjaan di sektor ekonomi kreatif. Produksi sebuah film melibatkan banyak tenaga kerja dari berbagai bidang sehingga dampak ekonominya dirasakan luas oleh masyarakat.

"Kalau kita mulai dari sisi ekonomi, yang paling penting adalah penyediaan lapangan pekerjaan dari sektor industri kreatif subsektor film. Kita tahu daya serapnya cukup tinggi. Satu film enggak mungkin pekerjanya cuma berbelas-belas, bisa berpuluh dan dampaknya bisa beratusan orang mendapatkan pekerjaan," tutur Farhan.

Pidi Baiq: BWC 2026 Tambah Pilihan Festival Film di Bandung

Steering Committee Bandung World Cinema 2026, Pidi Baiq, menyebut penyelenggaraan festival ini diharapkan menambah pilihan festival film di Kota Bandung. Bandung memiliki sejarah dan ekosistem kuat dalam perkembangan seni dan perfilman sehingga kehadiran BWC diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat dan pelaku industri.

BWC 2026 juga menjadi ruang bagi sineas muda untuk berkembang. Executive Director BWC 2026, Federica, menyebut rangkaian kegiatan tidak hanya menghadirkan film-film internasional, tetapi juga memberi ruang bagi film pendek karya pembuat film dari Bandung.

Dalam penyelenggaraannya, terdapat film yang ditayangkan melalui jaringan bioskop CGV serta secara daring. Sejumlah film pendek ikut masuk rangkaian program, termasuk tiga karya filmmaker Bandung.

"Memang kita ingin ada regenerasi-regenerasi filmmaker dari generasi sekarang menjadi generasi yang bisa bikin film panjang," ujar Federica.

Indikator Keberhasilan Bukan Cuma Jumlah Penonton

Content Acquisition and Distribution Head CGV, Adhizeza Nandra, berharap penyelenggaraan Bandung World Cinema mendorong semakin banyak masyarakat menikmati film berkualitas sekaligus membuka peluang pengembangan jaringan bioskop di Kota Bandung.

Federica menyebut BWC 2026 tidak hanya diukur dari jumlah penonton. Antusiasme masyarakat, ulasan, euforia, serta keterlibatan komunitas menjadi indikator penting keberhasilan festival pada edisi perdana ini.

Selain pemutaran film, rangkaian kegiatan menghadirkan program talk show dan sesi In Conversation With yang mempertemukan pelaku industri dengan masyarakat dan komunitas perfilman. Pemerintah Kota Bandung berharap industri perfilman semakin berkembang, melahirkan talenta baru, serta memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: satujabar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks