Pencarian

Stray Kids Ikut Boikot Grammy 2027, Kosongkan Pendaftaran Karya

Selasa, 06 Oktober 2026 • 17:04:01 WIB
Stray Kids Ikut Boikot Grammy 2027, Kosongkan Pendaftaran Karya
Stray Kids memastikan tidak mendaftarkan karya musik mereka ke Grammy Awards ke-69.

JAWA BARAT — Stray Kids memastikan tidak mendaftarkan karya musik mereka ke Grammy Awards ke-69, menyusul gelombang protes atas kategori baru Best Asian Pop Music Performance. Keputusan agensi JYP Entertainment itu diambil kurang dari sehari setelah Recording Academy menyatakan tetap mempertahankan kategori tersebut. Langkah ini menambah daftar penolakan artis K-pop setelah BTS lebih dulu menarik diri dari seluruh kategori ajang penghargaan tertinggi musik Amerika Serikat itu.

JYP Entertainment selaku agensi yang menaungi Stray Kids mengonfirmasi bahwa grup beranggotakan delapan orang itu mengosongkan pendaftaran untuk Grammy Awards ke-69. Keterangan resmi agensi dilaporkan Korea Times, Senin (5/10), menyebut keputusan tersebut berlaku untuk seluruh karya yang seharusnya bisa dijagokan.

"Stray Kids tidak mendaftarkan karya untuk Grammys," tulis keterangan resmi JYP Entertainment.

Sikap tegas itu muncul kurang dari sehari setelah Recording Academy memutuskan tetap mempertahankan kategori Best Asian Pop Music Performance. Penyelenggara mengklaim dukungan terhadap kategori anyar ini jauh lebih banyak dibanding gelombang penolakan yang muncul.

Posisi Stray Kids di Grammy Sebelum Boikot

Keputusan itu terbilang mengejutkan karena Stray Kids dijagokan sebagai salah satu kandidat kuat di Grammy tahun depan. Posisi mereka di industri musik global tergolong masif, dengan rekor sembilan kali memuncaki tangga album Billboard 200.

Catatan itu menempatkan Stray Kids sebagai grup dengan pencapaian terbanyak kedua sepanjang sejarah Billboard 200, hanya di bawah The Beatles. Seluruh delapan member grup ini juga tercatat memegang hak suara sebagai voting member di Recording Academy.

Kategori Best Asian Pop Music Performance dan Kritiknya

Wacana pembentukan kategori musik pop Asia dicetuskan Recording Academy pada Juni 2026. Kategori ini dirancang memberi ruang bagi musik populer Asia, termasuk K-pop, J-pop, hingga C-pop.

Kebijakan tersebut langsung memicu tanggapan kritis dari berbagai pihak. Pengelompokan genre dinilai diskriminatif dan berisiko mengesampingkan musisi Asia dari kategori-kategori utama Grammy.

Kritik tajam menilai pengotakan semacam ini sulit diterima ketika K-pop sudah berkembang menjadi kekuatan musik global. Alih-alih memperluas pengakuan, kategori regional itu dikhawatirkan membatasi ruang gerak musisi Asia dan menyingkirkan mereka dari persaingan adil di kategori umum.

BTS Lebih Dulu Menolak Seluruh Kategori

Gelombang protes memuncak pada Juli lalu ketika BTS memutuskan menarik diri sepenuhnya dari pendaftaran di seluruh kategori Grammy ke-69. Ketujuh anggota BTS menyampaikan pesan bersama terkait keputusan itu.

Dalam pesan tersebut, BTS berharap karya musik dapat "didengar dan dicintai apa adanya, alih-alih dipisahkan berdasarkan wilayah atau bahasa." Mundurnya BTS dan Stray Kids sebagai dua raksasa K-pop kini mengarahkan sorotan ke grup-grup lain.

Hongjoong ATEEZ Pertimbangkan Posisi Grupnya

Pentolan boyband ATEEZ, Hongjoong, menyuarakan pandangannya dalam wawancara bersama majalah Variety. Ia mengaku memahami langkah yang diambil BTS dan tengah memikirkan posisi grupnya terkait kontroversi ini.

"Tidak ada yang tahu pasti alasan sebenarnya. Namun bagi saya pribadi, sejujurnya saya sedikit setuju dengan langkah yang diambil BTS," tutur Hongjoong.

Boikot dua grup terbesar K-pop ini menjadi ujian bagi Recording Academy menjelang Grammy ke-69. Jika artis Asia lain menyusul, kategori Best Asian Pop Music Performance berpotensi kehilangan kandidat terkuatnya di musim penghargaan pertama.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks