Pencarian

Masjid Al Ikhlas di Sumedang Muncul Kembali Usai 11 Tahun Terendam Waduk Jatigede

Kamis, 08 Oktober 2026 • 12:01:01 WIB
Masjid Al Ikhlas di Sumedang Muncul Kembali Usai 11 Tahun Terendam Waduk Jatigede
Sisa bangunan Masjid Al Ikhlas tampak setelah air Waduk Jatigede surut akibat kemarau panjang.

SUMEDANG — Air Waduk Jatigede menyusut hingga menyisakan kerangka bangunan lama yang selama lebih dari satu dekade tertutup genangan. Selain masjid, sisa tembok rumah dan akses jalan warga turut tampak di lahan bekas genangan.

Elevasi normal waduk berada di kisaran 260 meter di atas permukaan laut (mdpl). Berdasarkan informasi yang diperoleh, permukaan air saat ini berada di kisaran 236 mdpl.

Ornamen Allah dan Muhammad Masih Terlihat di Dinding

Bagian atap Masjid Al Ikhlas sudah tidak ada. Meski begitu, bangunan itu masih berdiri dan ornamen lafaz Allah serta Muhammad di bagian atas dindingnya tampak jelas.

Kawasan Dusun Betok dahulu merupakan permukiman warga sebelum terdampak pembangunan Waduk Jatigede. Lahan bekas genangan kini menyisakan tanah retak, dengan banyak kerang mati dan rerumputan yang dimanfaatkan warga sebagai pakan ternak kambing.

Kemarau Lebih dari Lima Bulan Picu Surutnya Waduk

Surutnya air Waduk Jatigede terjadi setelah kemarau panjang berlangsung lebih dari lima bulan. Warga setempat, Anwar Hidayat, menilai kondisi tahun ini lebih parah dibandingkan sebelumnya.

Video yang memperlihatkan bangunan masjid tersebut kemudian menyebar di media sosial dan menarik perhatian publik. Sejumlah warga mendatangi lokasi untuk melihat langsung sisa bangunan yang sebelumnya hanya terlihat saat air waduk dalam kondisi tertentu.

Apa Status Lahan Bekas Genangan Jatigede?

Waduk Jatigede dibangun dengan konsekuensi relokasi permukiman di sekitarnya, termasuk Dusun Betok. Bangunan yang muncul saat air surut menjadi penanda batas kawasan yang dulu dihuni warga sebelum proyek waduk beroperasi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pengelola waduk maupun pemerintah daerah soal langkah lanjutan menyikapi kondisi surutnya air. Warga memanfaatkan lahan yang mengering untuk mencari pakan ternak.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bogor-today.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks