BANDUNG – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat menggelar Forum Perangkat Daerah pada Kamis, 19 Februari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini mengusung tema “Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat sebagai Penggerak Ekonomi Kerakyatan dan Produktivitas Daerah Tahun 2027.”
Kepala Disparbud Jabar, Iendra Sofyan, dalam sambutannya memaparkan sejumlah capaian sektor pariwisata, termasuk data pertumbuhan dan peningkatan kunjungan wisatawan nusantara sepanjang 2025. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi landasan strategis dalam merumuskan arah kebijakan Rencana Kerja Pemerintah Daerah, baik untuk tahun berjalan maupun periode mendatang.
Menurutnya, pertumbuhan pariwisata Jawa Barat harus mengedepankan kualitas, tidak sekadar mengejar angka kunjungan. Ia menekankan pentingnya menjaga citra daerah, memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan, serta mengoptimalkan digitalisasi dalam tata kelola sektor pariwisata.
Hal senada disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman. Ia menilai forum ini sebagai momentum penting dalam memperkuat pembangunan pariwisata dan kebudayaan di Jawa Barat.
Sektor pariwisata dan kebudayaan, lanjutnya, memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi yang mampu membuka lapangan kerja secara luas. Oleh karena itu, setiap kebijakan harus disusun berdasarkan data yang akurat serta didukung kolaborasi lintas sektor.
Ia juga menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara secara terukur. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan pemahaman yang komprehensif terhadap berbagai tantangan, kemampuan penyelesaian masalah, serta implementasi prinsip “Nerus Bumi, Napak Mega, Napak Sanca” — tidak hanya memahami konsep, tetapi juga menerapkannya secara nyata.
Forum tahun ini turut menghadirkan Wakil Ketua Komisi II DPRD Jabar, Lina Ruslinawati, serta sejumlah narasumber dari kementerian dan lembaga terkait. Di antaranya Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar RI Martini M. Paham, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kemenekraf RI R. Adi Mukhtar Rivai, Direktur Sejarah dan Permuseuman Kemenkebud RI Agus Mulyana, Kepala Bidang PSDA Bappeda Jabar Eka Jatnika, serta Ketua DPD GIPI Jawa Barat Herman Muchtar.
Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan berita acara antara Disparbud Jabar dan dinas pariwisata serta kebudayaan dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Kesepakatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menyelaraskan program dan arah kebijakan pembangunan pariwisata dan kebudayaan Jawa Barat ke depan.