GARUT — Arus lalu lintas di jalur provinsi wilayah Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, sudah dapat dilalui kendaraan secara lancar pada Rabu dini hari. Sebelumnya, akses utama yang menghubungkan Pakenjeng-Bungbulang tersebut sempat lumpuh total akibat terjangan longsor dan pohon tumbang pada Selasa (5/5/2026) malam.
Bencana ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Garut selatan sejak sore hari. Titik longsor terparah berada di Kampung Lawang Angin, Desa Jayamekar, di mana material tanah dan batang pohon besar melintang tepat di badan jalan, sehingga memutus mobilitas warga setempat.
Proses pembersihan jalur dilakukan secara kolaboratif melibatkan personel Polsek Pakenjeng, petugas PU Binamarga Provinsi Jawa Barat, serta dibantu masyarakat sekitar. Evakuasi dilakukan secara bertahap mengingat besarnya material yang menutup jalan provinsi tersebut.
Petugas di lapangan mulai melakukan penanganan tak lama setelah menerima laporan warga. Pada pukul 22.45 WIB, batang pohon yang melintang berhasil dipotong menggunakan mesin chainsaw, sehingga kendaraan mulai bisa melintas secara terbatas.
Pekerjaan berlanjut dengan pengerukan material tanah yang menutupi aspal menggunakan alat berat. Sekira pukul 24.00 WIB, seluruh sisa longsoran berhasil disingkirkan dari badan jalan dan arus lalu lintas dinyatakan kembali normal dari kedua arah.
Kapolsek Pakenjeng, Iptu Muslih Hidayat, mengonfirmasi bahwa penanganan cepat dilakukan untuk mencegah antrean kendaraan yang lebih panjang. Ia menyebut koordinasi lintas instansi menjadi kunci percepatan evakuasi di titik rawan tersebut.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan. Pohon yang tumbang menutup akses jalan, sehingga kami lakukan pemotongan menggunakan mesin chainsaw agar arus lalu lintas dapat segera kembali normal,” ujar Iptu Muslih.
Meskipun jalur sudah bisa dilalui, pihak kepolisian meminta para pengguna jalan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi kawasan perbukitan di Garut selatan ketika hujan deras turun. Kondisi tanah yang labil di sepanjang jalur Pakenjeng-Bungbulang dinilai masih menyimpan potensi kerawanan bencana serupa.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada petugas kepolisian atau aparat desa terdekat jika melihat tanda-tanda rekahan tanah atau pohon yang mulai miring di tepi jalan guna mencegah adanya korban jiwa.