Pemkot Bogor Targetkan 100 Medali Emas di Porprov Jabar 2026

Penulis: Luthfi Hakim  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 18:07:12 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim memimpin rapat persiapan kontingen Porprov Jabar 2026 di Gedung DPRD Kota Bogor.

BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mematangkan persiapan menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 dengan menetapkan target ambisius. Dalam rapat pengurus kontingen bersama ketua cabang olahraga (cabor) di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kota Bogor, Selasa (5/5/2026), otoritas setempat menekankan tiga pilar kesuksesan yang harus dicapai.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyatakan bahwa target 100 medali emas merupakan representasi dari harapan besar masyarakat. Menurutnya, seluruh kekuatan dan semangat yang dimiliki kontingen saat ini harus dikonversi menjadi prestasi nyata di lapangan untuk membuktikan daya saing Kota Bogor.

"Saya yakin dan percaya, dengan semangat dan kekuatan yang kita miliki, kita bisa membanggakan Kota Bogor. Kita tidak kalah dengan kota-kota lain," tegas Dedie Rachim di hadapan para pelatih dan perwakilan atlet.

Percepatan Infrastruktur Jalan dan Kesiapan Venue Pamoyanan

Sebagai salah satu tuan rumah, Pemkot Bogor kini fokus melakukan pembenahan sarana dan prasarana olahraga. Salah satu titik krusial yang menjadi perhatian adalah kawasan Green Forest di Pamoyanan yang diproyeksikan menjadi salah satu venue pertandingan utama.

Pemerintah daerah tengah menggenjot aksesibilitas menuju lokasi tersebut guna menunjang kelancaran mobilisasi peserta. Dedie menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mempercepat pengerjaan trase baru di wilayah Batutulis.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jabar untuk percepatan trase baru Batutulis, dengan harapan sebelum pelaksanaan Porprov jalan tersebut sudah bisa difungsikan," ujar Dedie. Langkah ini diambil agar Kota Bogor mampu memberikan kesan positif bagi seluruh kontingen dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Tekankan Akuntabilitas Anggaran dan Sukses Administrasi

Selain mengejar prestasi di arena, Dedie mengingatkan seluruh pengurus cabor dan kontingen mengenai pentingnya integritas dalam pengelolaan dana hibah olahraga. Ia meminta laporan administrasi disusun secara transparan sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.

Aspek administratif menjadi poin pertama dari tiga sukses yang dicanangkan, selain sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Dedie menekankan bahwa setiap rupiah yang digunakan bersumber dari pajak masyarakat dan harus dipertanggungjawabkan secara sah menurut hukum.

"Anggaran ini harus tetap dipertanggungjawabkan. Dari rakyat, dan harus membuahkan kebanggaan untuk rakyat. Ini harus mencerminkan sukses administrasi," kata Dedie Rachim menambahkan.

Grafik Kemampuan Atlet Bogor Terus Meningkat

Di lokasi yang sama, Ketua Kontingen Kota Bogor Jenal Mutaqin mengungkapkan bahwa para atlet saat ini sedang menjalani program latihan dengan intensitas tinggi. Program try in maupun try out terus dilakukan untuk menguji mental bertanding para pejuang olahraga tersebut.

Jenal yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor menyebutkan, beberapa atlet bahkan menunjukkan performa gemilang dengan meraih juara di ajang internasional baru-baru ini. Hal ini menjadi indikator positif bahwa grafik perkembangan atlet Bogor berada pada jalur yang tepat.

"Para atlet juga dipersilakan mengikuti try in dan try out. Bahkan, ada yang berhasil meraih juara di luar negeri. Ini membuktikan Kota Bogor semakin siap menghadapi Porprov," tutur Jenal. Ia optimistis target medali emas yang dicanangkan dapat terealisasi saat kompetisi dimulai pada November mendatang.

Reporter: Luthfi Hakim
Back to top