Jemaah Kloter 7 Asal Jonggol Bogor Wafat di Madinah Arab Saudi

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 17:59:01 WIB
Jemaah kloter 7 asal Jonggol Bogor meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Madinah.

BOGOR — Kabar duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji asal Kabupaten Bogor. Seorang jemaah perempuan asal Kecamatan Jonggol dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan rangkaian ibadah di Madinah, Arab Saudi, pada Jumat (8/5/2026). Kepastian wafatnya jemaah tersebut disampaikan langsung oleh otoritas haji setempat setelah melalui proses verifikasi medis.

Kepala Seksi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kabupaten Bogor, Ahmad Junaedi, mengungkapkan bahwa almarhumah sebenarnya sudah menghembuskan napas terakhir tiga hari sebelum konfirmasi resmi diterbitkan. Jemaah yang tercatat dalam kelompok terbang (kloter) 7 itu sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat sebelum dinyatakan wafat.

Kondisi Kesehatan Menurun Setelah Tiba di Madinah

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penurunan kondisi kesehatan almarhumah terjadi secara tiba-tiba. Tak lama setelah menginjakkan kaki di Madinah, jemaah tersebut mengeluhkan gangguan kesehatan yang cukup serius. Petugas medis segera melakukan pemeriksaan mendalam untuk memastikan kondisi fisik sang jemaah.

“Kayanya dia baru nyampe Madinah beberapa hari, mungkin habis tour terus ada pemeriksaan, dia kedapatan sakit pas diperiksa sakitnya agak parah, ya dibawa ke rumah sakit,” ujar Ahmad Junaedi saat memberikan keterangan resmi kepada awak media.

Pihak penyelenggara haji menyebutkan bahwa pemeriksaan kesehatan rutin memang dilakukan kepada seluruh jemaah, terutama bagi mereka yang baru tiba dari perjalanan jauh. Dalam kasus ini, tim medis menemukan indikasi penyakit yang memerlukan penanganan khusus di fasilitas kesehatan Madinah.

Prosedur Pemakaman di Makam Baqi

Sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi jemaah haji yang wafat di Tanah Suci, almarhumah dimakamkan di pemakaman Baqi, Madinah. Prosesi pemulasaraan jenazah hingga pemakaman dilakukan sepenuhnya oleh otoritas setempat dengan pendampingan dari petugas haji Indonesia.

Wafatnya jemaah asal Jonggol ini menjadi catatan bagi petugas haji untuk terus memantau kondisi kesehatan jemaah lainnya di kloter yang sama. Hingga saat ini, pihak Kemenag Kabupaten Bogor terus berkoordinasi dengan keluarga almarhumah untuk menyampaikan informasi terbaru terkait dokumen kematian dan hak-hak jemaah yang wafat di luar negeri.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: bogor-today.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top