BANDUNG — Puluhan sekolah dari berbagai daerah di Jawa Barat mengirimkan delegasi terbaiknya dalam ajang Lomba Kegiatan Baris Berbaris (LKBB) BATARA 666 tahun 2026. Kompetisi bergengsi tingkat provinsi ini dipusatkan di lapangan YPDM Bakti Nusantara 666, Jalan Percobaan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Ketua Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah (YPDM) Bakti Nusantara 666, H Suherman menyebutkan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan fisik semata. Menurutnya, baris-berbaris merupakan instrumen penting dalam membentuk karakter siswa di lingkungan sekolah.
“Ini merupakan kompetisi fisik yang menilai disiplin, kekompakan, dan ketepatan gerakan PBB sesuai aturan,” ujar Suherman saat membuka acara secara resmi.
Dalam teknis perlombaan, panitia menerapkan standar penilaian ketat yang mengacu pada Peraturan Baris Berbaris (PBB) resmi. Ketua Pelaksana LKBB BATARA 666, Apit Sayid Zamal menjelaskan bahwa penilaian dibagi ke dalam beberapa komponen utama, mulai dari gerakan dasar di tempat hingga gerakan berjalan.
Tim juri memantau detail gerakan seperti sikap sempurna, hormat, periksa kerapian, hingga perubahan arah seperti hadap kanan-kiri dan balik kanan. Selain gerakan standar, kreativitas tim dalam menyusun formasi juga menjadi penentu poin tambahan.
“Ada variasi dan formasi, kreativitas gerakan tambahan yang menunjukkan keunikan tim, seringkali menjadi poin penilaian tinggi,” tutur Apit.
Selain aspek kolektif, performa individu Komandan Peleton (Danton) juga masuk dalam radar penilaian. Juri menitikberatkan pada kejelasan vokal saat memberikan aba-aba serta ketegasan sikap dalam memimpin pasukannya di lapangan.
Suherman menambahkan, penyelenggaraan lomba secara rutin setiap dua tahun sekali ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi ketahanan jasmani dan mental siswa. Ia menekankan pentingnya nilai tanggung jawab yang lahir dari latihan rutin sebelum kompetisi dimulai.
“Lomba secara rutin dilaksanakan ini untuk meningkatkan patriotisme,” katanya menekankan tujuan utama kegiatan tersebut.
Selain memperebutkan Piala Gubernur Jawa Barat, panitia menyediakan berbagai kategori penghargaan untuk mengapresiasi kerja keras para peserta dan pelatih. Beberapa kategori tersebut meliputi:
Sebanyak 43 regu yang bertanding kali ini merupakan peserta gelombang pertama. Panitia mencatat antusiasme sekolah tetap tinggi untuk mengikuti ajang dua tahunan ini guna menguji hasil latihan ekstrakurikuler Paskibra di masing-masing satuan pendidikan.