422 Atlet Kabupaten Cirebon Jalani Tes Fisik Berbasis Sport Science Jelang Porprov Jabar 2026

Penulis: Jefri Siahaan  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:56:42 WIB
atlet Kabupaten Cirebon mengikuti tes fisik berbasis sport science sebagai persiapan Porprov Jabar 2026.

CIREBON — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon memulai persiapan serius menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 dengan menggelar pemeriksaan kesehatan massal. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 11 hingga 15 Mei 2026, melibatkan atlet dari 39 cabang olahraga yang akan berlaga di ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.

Ketua KONI Kabupaten Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, menegaskan bahwa pendekatan sport science menjadi kunci dalam pembinaan atlet modern. “Tes parameter dan pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah awal untuk mengetahui sejauh mana kesiapan fisik atlet. Dari sini pelatih bisa menyusun pola latihan yang lebih efektif,” ujarnya.

Sepuluh Parameter Fisik yang Diukur untuk Kebugaran Atlet

Setiap atlet menjalani 10 jenis pengujian fisik yang dirancang untuk memetakan kondisi tubuh secara detail. Pengukuran tersebut meliputi Body Mass Index (BMI), fleksibilitas, daya tahan otot lengan dan bahu, daya tahan otot perut, reaction time, daya ledak otot lengan dan bahu, daya ledak otot tungkai, kecepatan, kelincahan, hingga daya tahan aerobik (VO2 Max).

Seluruh proses pengujian dilakukan secara sistematis di Stadion Watubelah. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi acuan bagi pelatih untuk merancang program latihan yang lebih terukur, disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing atlet.

Database Atlet Jadi Fondasi Pembinaan Jangka Panjang

Selain untuk persiapan Porprov 2026, hasil tes fisik ini akan dijadikan dasar pembinaan olahraga daerah dalam jangka panjang. KONI Kabupaten Cirebon berencana membangun database atlet yang lengkap sebagai acuan pengembangan prestasi secara berkelanjutan.

“Dengan data yang lengkap, pembinaan atlet akan lebih terarah. Kami ingin setiap atlet mendapatkan program latihan sesuai kebutuhan dan karakter fisiknya masing-masing,” kata Agus.

Tinggalkan Pola Konvensional, Beralih ke Ilmiah

Langkah ini menandai transformasi sistem pembinaan olahraga di Kabupaten Cirebon. KONI setempat mulai meninggalkan metode konvensional dan beralih ke pendekatan ilmiah berbasis sport science. Harapannya, seluruh atlet yang dipersiapkan memiliki kondisi kesehatan prima dan fisik optimal agar mampu bersaing dengan kontingen daerah lain di Jawa Barat.

Porprov Jawa Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. Dengan dimulainya tahapan tes kesehatan dan pengukuran fisik ini, persiapan kontingen Kabupaten Cirebon resmi memasuki fase serius demi memburu prestasi dan membawa pulang medali.

Reporter: Jefri Siahaan
Sumber: radarcirebon.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top