5 Kedai Kopi Unik di Semarang dengan Bangunan Klasik Berusia 120 Tahun, Cocok buat Nongkrong Sambil Ngopi

Penulis: Mardian Syah  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 12:56:01 WIB
Kedai kopi di Semarang hadir di bangunan klasik berusia hingga 120 tahun dengan nuansa kolonial yang kental.

SEMARANG — Ngopi di Semarang kini bukan sekadar soal rasa, melainkan juga soal suasana. Sejumlah kedai kopi di ibu kota Jawa Tengah ini menyulap bangunan tua berusia puluhan hingga 120 tahun menjadi tempat nongkrong favorit anak muda dan pekerja kantoran.

Bangunan 120 Tahun dengan Nuansa Kolonial

Salah satu yang paling menonjol adalah kedai kopi yang menempati bangunan peninggalan Belanda. Arsitektur asli dengan dinding bata ekspos, jendela tinggi, dan lantai ubin kuno masih dipertahankan. Pengunjung bisa merasakan sensasi duduk di ruang yang sama dengan sejarah kota Semarang.

Interiornya dipadukan dengan furnitur modern minimalis, menciptakan kontras yang justru memperkuat karakter tempat. Beberapa kedai bahkan menyisakan meja dan kursi antik sebagai elemen dekorasi utama.

Konsep Unik: dari Galeri Seni hingga Taman Belakang

Tak hanya bangunan tua, beberapa kedai kopi di Semarang mengusung konsep yang lebih berani. Ada yang menggabungkan ruang ngopi dengan galeri seni rupa, memajang lukisan dan instalasi kontemporer di setiap sudut ruangan.

Ada pula kedai yang memanfaatkan halaman belakang bangunan menjadi taman terbuka. Pengunjung bisa duduk di kursi rotan di bawah pohon rindang sambil menikmati kopi tubruk atau manual brew. Konsep ini menjadi pelarian dari hiruk-pikuk perkotaan.

Menu Andalan yang Tak Kalah Kreatif

Dari segi minuman, kedai-kedai ini tidak hanya menyajikan kopi susu atau espresso biasa. Beberapa menawarkan racikan khas Nusantara seperti kopi jahe, kopi gula aren, hingga kopi dengan campuran rempah tradisional. Harganya masih ramah di kantong, berkisar Rp 20 ribu hingga Rp 45 ribu per cangkir.

Menu makanan pendamping juga variatif, mulai dari kue tradisional seperti lumpia Semarang dan wingko babat, hingga kudapan modern seperti croffle dan banana bread.

Lokasi Strategis di Pusat Kota Tua

Mayoritas kedai kopi unik ini berada di kawasan Kota Lama Semarang dan sekitarnya. Lokasi yang mudah dijangkau dari Tugu Muda atau Stasiun Tawang membuat tempat-tempat ini ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan. Beberapa kedai buka sejak pukul 08.00 pagi hingga tengah malam.

Bagi wisatawan yang ingin merasakan atmosfer berbeda, berkunjung di sore hari saat cahaya matahari masuk melalui jendela-jendela besar menjadi momen yang paling banyak difoto. Vibes klasik yang tercipta sulit ditemukan di kedai kopi modern pada umumnya.

Tips Berkunjung: Datang Lebih Awal atau Pesan Online

Kepopuleran kedai-kedai ini membuat antrean tak terhindarkan, terutama pada Sabtu dan Minggu. Pengelola menyarankan pengunjung datang sebelum pukul 10.00 atau memesan tempat melalui aplikasi pesan-antar agar tidak kehabisan kursi.

Beberapa kedai juga menyediakan area khusus untuk pengunjung yang ingin bekerja atau belajar, lengkap dengan colokan listrik dan Wi-Fi kencang. Konsep "work from cafe" pun makin diminati di Semarang.

Reporter: Mardian Syah
Sumber: radarbogor.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top