SUMEDANG — Pemerintah Kabupaten Sumedang tidak ingin perhelatan MTQ tahun depan hanya berhenti sebagai seremoni dan ajang perlombaan semata. Bupati Dony Ahmad Munir menegaskan, event yang akan dipusatkan di Kecamatan Pamulihan itu harus mampu memperkuat kecintaan warga terhadap Al-Qur’an secara nyata.
“Pemda ingin memaksimalkan pelaksanaan MTQ sehingga syiarnya semakin luas, gemanya terasa ke mana-mana, dan mampu menginspirasi masyarakat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an,” ujar Bupati di hadapan jamaah Subuh di Desa Cilembu.
Menurutnya, gaung perlombaan tilawah dan hafalan Al-Qur’an tidak boleh hanya dirasakan oleh peserta atau panitia. Harapannya, seluruh elemen masyarakat ikut terlibat dan merasakan atmosfer kebangkitan spiritual.
Bupati sengaja memilih kegiatan Subuh Berjamaah sebagai titik tolak sosialisasi MTQ. “Insya Allah tanggal 7 Juli nanti MTQ Tingkat Kabupaten Sumedang akan dilaksanakan di Kecamatan Pamulihan. Melalui Subuh berjamaah ini kita jadikan sebagai kick off untuk menginformasikan dan mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama menyukseskannya,” kata Dony.
Ia berharap momentum ini bisa menjadi penggerak lahirnya budaya membaca, mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam keseharian warga Sumedang. “Kita ingin MTQ ini menjadi bagian dari upaya membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilainya hidup dan tumbuh,” tuturnya.
Bupati juga menyatakan optimisme terhadap kesiapan Kecamatan Pamulihan sebagai tuan rumah. Menurutnya, kekompakan antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi modal besar untuk menyukseskan penyelenggaraan MTQ.
“Saya yakin Pamulihan bisa menjadi tuan rumah yang baik. Pemerintahannya solid, masyarakatnya kompak dan guyub. Mari kita sukseskan MTQ ini bersama-sama agar menjadi kebanggaan Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.