JAWA BARAT — Kecelakaan bermula ketika sebuah truk pengangkut barang milik Nation Capital Movers diduga kehilangan kendali di jalan raya. Kendaraan tersebut kemudian menghantam deretan mobil yang sedang melaju, memicu tabrakan berantai yang mengakibatkan kerusakan parah di beberapa titik. Tim pemadam kebakaran Montgomery County harus mengevakuasi sejumlah penumpang yang terjebak di dalam kendaraan akibat benturan keras.
Foto dari lokasi memperlihatkan puing-puing berserakan di sepanjang jalan. Sebuah SUV hitam tampak terguling di belakang truk pengangkut, satu SUV lainnya ringsek setelah terseret benturan. Namun perhatian publik justru tertuju pada Tesla Cybertruck. Pikap listrik berbahan baja tahan karat itu terbelah menjadi dua bagian—kabin terpisah sepenuhnya dari bak belakang. Kabel tegangan tinggi kendaraan bahkan terlihat menggantung setelah tabrakan.
Kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa sebuah truk pengangkut barang kehilangan kendali dan menabrak sedikitnya 10 kendaraan. Sebanyak 10 orang dilarikan ke rumah sakit dengan luka ringan, termasuk tiga anak-anak. "Laporan awal menunjukkan sebuah truk pengangkut barang kehilangan kendali dan menabrak sedikitnya 10 kendaraan," kata pihak kepolisian dalam pernyataan resmi.
Beruntung tidak ada korban jiwa. Melihat tingkat kerusakan kendaraan, terutama Cybertruck yang terbelah menjadi dua, dampak insiden itu diperkirakan berpotensi jauh lebih fatal. Hingga kini penyidik masih mendalami penyebab pasti truk pengangkut kehilangan kendali, dan belum mengungkap apakah ada faktor lain yang turut berkontribusi.
Cybertruck memang kerap menjadi sorotan sejak pertama kali diperkenalkan Tesla karena desain futuristis berbentuk baji yang memicu pro dan kontra. Sebelumnya beberapa unit Cybertruck pernah diberitakan mengalami kecelakaan, terjebak di pasir, terguling di jalur off-road, hingga masuk ke kolam renang kosong. Namun kondisi kendaraan yang terbelah dua seperti pada insiden ini menjadi salah satu kecelakaan paling dramatis yang pernah terjadi pada model tersebut.
Investigasi masih terus berlangsung. Pihak berwenang belum memberikan update lebih lanjut mengenai kemungkinan recall atau investigasi teknis terhadap integritas struktur Cybertruck pasca-insiden.