JAWA BARAT — PT BYD Motor Indonesia mengumumkan perakitan lokal (CKD) untuk BYD M6 EV pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang. Model ini menjadi salah satu andalan pabrikan asal China tersebut di segmen kendaraan listrik keluarga.
BYD membekali M6 EV rakitan lokal dengan dua pilihan baterai. Varian Standard menggunakan baterai 58 kWh dengan jarak tempuh 450 kilometer, sementara varian Extended Range dibekali Blade Battery 71,8 kWh yang mampu menempuh hingga 530 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Keduanya sama-sama menggendong motor listrik bertenaga 150 kW atau setara 204 dk, dengan torsi puncak 310 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam 7,9 detik.
BYD membekali M6 EV dengan dukungan pengisian daya cepat DC hingga 115 kW. Dengan kapasitas tersebut, baterai dapat terisi dari 30 persen menjadi 80 persen hanya dalam waktu sekitar 19 menit.
Fitur unggulan lain meliputi layar infotainment 12,8 inci yang dapat diputar, panel instrumen digital 10,25 inci, serta fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik untuk perangkat eksternal. Varian tertentu juga mendapat panoramic sunroof dan paket Advanced Driver Assistance System (ADAS).
Dalam kesempatan yang sama, BYD turut meluncurkan M6 DM dengan teknologi Dual Mode (DM-i) Super Hybrid. Model ini dipasarkan dalam lima varian dengan rentang harga mulai Rp298 juta hingga Rp390 juta OTR Jakarta.
"Sejak diperkenalkan, BYD M6 telah dipercaya oleh lebih dari 20.000 pelanggan di Indonesia. Kami memperkenalkan New BYD M6 EV, yang kini diproduksi secara lokal dan memiliki jarak tempuh hingga 440 kilometer," ujar Nathan Sun, Director of Operations PT BYD Motor Indonesia.
Selain memperbarui lini M6, BYD juga menghadirkan warna baru Lavender Grey untuk BYD Seal dan BYD Sealion 7. Selama GIIAS 2026, pengunjung dapat melihat langsung teknologi Blade Battery, e-Platform 3.0, DM Platform, hingga mencoba simulator BYD DM GASS di area booth BYD.