DEPOK — Depok College Access membuka layanan konsultasi beasiswa kuliah dalam dua mode, yaitu online dan offline. Inisiatif ini menyasar pelajar SMA/SMK dan mahasiswa di Kota Depok yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri maupun swasta tanpa terbebani biaya.
Layanan ini menjadi jembatan bagi mereka yang selama ini kesulitan mengakses informasi beasiswa karena keterbatasan jaringan atau lokasi. Dengan skema hybrid, DCA mencoba menjangkau lebih banyak calon mahasiswa dari berbagai kecamatan.
Konsultasi tidak hanya terbatas pada pendaftaran beasiswa. Tim DCA membantu peserta dalam beberapa aspek penting, di antaranya:
Layanan ini juga membuka ruang bagi orang tua untuk bertanya langsung mengenai jalur afirmasi dan kouta KIP-Kuliah yang sering berubah kebijakannya setiap tahun ajaran.
Depok College Access menyediakan jadwal konsultasi tatap muka di kantor sekretariat mereka, sementara konsultasi online dapat dilakukan melalui platform video call atau chat. Calon peserta diimbau untuk membuat janji terlebih dahulu agar tim konselor bisa menyiapkan materi yang lebih spesifik sesuai kebutuhan.
Layanan ini digagas sebagai respons atas banyaknya siswa berprestasi di Depok yang gagal melanjutkan studi karena minimnya pendampingan administratif. Padahal, peluang beasiswa dari pemerintah pusat dan daerah cukup besar setiap tahunnya.
Banyak pelajar yang gagal bukan karena nilai akademik, melainkan karena kesalahan teknis saat mengunggah dokumen atau salah memilih skema beasiswa. DCA hadir untuk meminimalkan risiko tersebut dengan pendekatan personal.
Kehadiran layanan konsultasi ini diharapkan mampu menekan angka putus kuliah akibat kendala biaya. Bagi warga Depok yang berminat, informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan syarat pendaftaran konsultasi dapat diperoleh melalui kanal resmi Depok College Access.