KUNINGAN — Gerakan Bersama Sauyunan Miara Makam (Gema Saumima) resmi dicanangkan di kompleks Pemakaman Astana Gede, Jalan Syeh Maulana Akbar, Kuningan, Jumat (21/8/4026). Program ini hadir sebagai upaya kolektif merawat makam leluhur sekaligus menanamkan nilai kepedulian kepada generasi muda.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin, menegaskan bahwa merawat makam memiliki nilai lebih dari sekadar kebersihan. Menurutnya, makam menyimpan nilai sejarah, budaya, dan identitas masyarakat yang perlu dijaga.
“Merawat makam bukan hanya menjaga kebersihan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya untuk menghargai jasa para pendahulu, menjaga warisan sejarah dan budaya, serta menanamkan nilai-nilai kepedulian kepada generasi muda,” ujar Emup Muplihudin.
Pelaksanaan Gema Saumima melibatkan pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan berbagai unsur masyarakat lainnya. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat gotong royong yang mulai luntur.
Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa Gema Saumima merupakan langkah strategis membangun gerakan sosial, budaya, dan keagamaan di tengah masyarakat. Ia menilai keberadaan makam memiliki arti penting dalam menjaga identitas sosial dan sejarah suatu daerah.
“Kita tidak hanya melaksanakan bebersih saja, tetapi sedang membangun sebuah gerakan sosial, gerakan budaya, gerakan keagamaan yang memang semakin hari semakin luntur,” tutur Bupati.
Pencanangan Gema Saumima dirangkaikan dengan kegiatan ziarah kubur ke sejumlah makam leluhur. Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, dan para pejabat di lingkungan Pemkab Kuningan mengunjungi Makam Astana Gede, Makam Cigugur, Makam Cikaso, Makam Luragung, dan Makam di Ciwaru.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Jadi Kuningan ke-528 yang jatuh pada 1 September 2026. Melalui ziarah dan perawatan makam, generasi sekarang diajak mengenal kembali para pendahulu yang telah memberikan jasa dan kontribusi dalam perjalanan Kabupaten Kuningan.
Dengan adanya Gema Saumima, Pemkab Kuningan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya merawat warisan sejarah dan budaya semakin meningkat, sehingga nilai-nilai kepedulian dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.