JAWA BARAT — Pemerintah kini menggunakan desil dalam DTSEN sebagai acuan utama penyaluran bansos. Desil adalah cara membagi tingkat kesejahteraan penduduk Indonesia menjadi 10 tingkatan, sebagaimana dikutip dari laman resmi Dinas Sosial Kota Cirebon.
Keluarga yang masuk kategori desil 1-4 menjadi prioritas penerima bansos. Sementara itu, desil 5 dapat diusulkan menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI)-Jaminan Kesehatan (JK). Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) juga menyasar desil 1-4, namun belum ada informasi keberlanjutannya pada 2026.
Menurut keterangan di laman Cek Bansos Kemensos, pembagian bansos berdasarkan desil adalah sebagai berikut:
Pemeringkatan desil tidak hanya melihat jumlah gaji atau pendapatan. Badan Pusat Statistik (BPS) mempertimbangkan beberapa aspek, di antaranya kondisi rumah dan fasilitas dasarnya, kepemilikan aset, akses pendidikan dan kesehatan, serta jumlah tanggungan keluarga.
Masyarakat dapat mengecek posisi desil melalui dua kanal resmi. Satu-satunya data yang diperlukan adalah NIK.
Melalui Cek Bansos Kemensos:
Melalui DTSEN Form BPS:
Desil DTSEN bisa diubah. BPS menyatakan posisi desil dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga dan perubahan posisi relatifnya dibandingkan keluarga lainnya.
"Posisi desil dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga dan perubahan posisi relatifnya dibandingkan keluarga lainnya. Karena itu, relevansi DTSEN perlu terus dijaga melalui pemutakhiran data," bunyi keterangan BPS dalam Siaran Pers Nomor: 32/02500/HM.240/2026.
Pengubahan desil bisa dilakukan dua cara: melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos atau mengajukan ke kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat. Jika dianggap memenuhi syarat, BPS akan mengubah desil dalam periode pemeringkatan berikutnya, dengan estimasi waktu sekitar tiga bulan.
Desil DTSEN tidak hanya menentukan penerima bansos, tetapi juga memengaruhi kebijakan ekonomi lain. Pemerintah berencana membatasi pembelian Pertalite untuk desil 9 dan 10. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga berencana menggunakan desil DTSEN untuk mengatur distribusi LPG 3 kilogram agar tepat sasaran.
Bagi masyarakat yang ingin memastikan statusnya, disarankan hanya menggunakan kanal resmi pemerintah. Waspadai pihak yang menawarkan bantuan dengan imbalan tertentu. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman Cek Bansos Kemensos atau DTSEN Form BPS.