Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi sorotan. Kabut asap di sejumlah wilayah terdampak dilaporkan semakin pekat dan mengganggu jarak pandang warga.
Kondisi ini tak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga meningkatkan risiko bagi mereka yang tetap beraktivitas di luar ruangan. Kualitas udara yang buruk memperparah situasi.
Sebuah rekaman video yang beredar di platform Threads memperlihatkan betapa tebalnya kabut asap yang menyelimuti kawasan terdampak. Dalam video tersebut, tampak seorang wanita berjalan menjauhi arah kamera.
Wanita itu berjalan perlahan di tengah kepulan asap pekat. Namun, tak butuh waktu lama bagi kabut untuk menelannya.
Hanya setelah menempuh jarak sekitar 30 langkah, sosoknya hilang dari pandangan. Jarak pandang di lokasi benar-benar sangat terbatas.
Fenomena ini menunjukkan bahwa dampak karhutla bukan sekadar bencana ekologis. Kabut asap mengancam kesehatan pernapasan warga serta keselamatan mereka yang harus bepergian.
Pihak berwenang diimbau segera mengambil langkah penanganan. Upaya pemadaman dan sosialisasi pencegahan perlu digencarkan, terutama saat musim kemarau di mana titik api mudah muncul dan menyebar.