Pencarian

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Jarak Pandang Menyempit Drastis di Wilayah Terdampak

Rabu, 02 September 2026 • 12:17:31 WIB
Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Jarak Pandang Menyempit Drastis di Wilayah Terdampak
Kabut asap pekat akibat karhutla menyelimuti wilayah terdampak, menurunkan jarak pandang secara drastis.
ini membuat jarak pandang menyempit drastis sehingga mengganggu aktivitas warga. Sebuah video yang beredar bahkan menunjukkan sosok pejalan kaki hilang ditelan kabut hanya dalam hitungan detik. ISI:

Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi sorotan. Kabut asap di sejumlah wilayah terdampak dilaporkan semakin pekat dan mengganggu jarak pandang warga.

Kondisi ini tak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga meningkatkan risiko bagi mereka yang tetap beraktivitas di luar ruangan. Kualitas udara yang buruk memperparah situasi.

Video Viral Perlihatkan Jarak Pandang Nyaris Hilang

Sebuah rekaman video yang beredar di platform Threads memperlihatkan betapa tebalnya kabut asap yang menyelimuti kawasan terdampak. Dalam video tersebut, tampak seorang wanita berjalan menjauhi arah kamera.

Wanita itu berjalan perlahan di tengah kepulan asap pekat. Namun, tak butuh waktu lama bagi kabut untuk menelannya.

Hanya setelah menempuh jarak sekitar 30 langkah, sosoknya hilang dari pandangan. Jarak pandang di lokasi benar-benar sangat terbatas.

Karhutla Ancam Kesehatan dan Keselamatan Publik

Fenomena ini menunjukkan bahwa dampak karhutla bukan sekadar bencana ekologis. Kabut asap mengancam kesehatan pernapasan warga serta keselamatan mereka yang harus bepergian.

Pihak berwenang diimbau segera mengambil langkah penanganan. Upaya pemadaman dan sosialisasi pencegahan perlu digencarkan, terutama saat musim kemarau di mana titik api mudah muncul dan menyebar.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bogordaily.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks