BANDUNG — PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina, membuka peluang bagi pelajar dan mahasiswa aktif dari berbagai daerah, termasuk Jawa Barat, untuk bergabung dalam program magang dan riset. Kegiatan ini juga mencakup kesempatan melakukan penelitian di lingkungan kerja perusahaan yang bergerak di bidang kemaritiman dan logistik energi.
Program tersebut menyusul restrukturisasi bisnis hilir Pertamina yang berlaku sejak 1 Februari 2026. Kini, PT Pertamina Patra Niaga merupakan hasil penggabungan dari Subholding Refinery & Petrochemical, Commercial & Trading, serta Integrated Marine & Logistics.
Bagi peserta yang lolos seleksi administrasi, penempatan kerja akan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan latar belakang pendidikan masing-masing. Pengumuman resmi mengenai program ini diunggah pada Selasa (1/9/2026).
Melalui program PKL dan penelitian ini, peserta diharapkan memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja perusahaan. Kesempatan ini dinilai relevan bagi mahasiswa Jawa Barat yang menempuh pendidikan di bidang teknik, logistik, hingga ekonomi yang ingin memahami operasional industri energi nasional.
Peserta juga berkesempatan mengembangkan pengetahuan sesuai bidang pendidikan masing-masing di lokasi kerja Pertamina Patra Niaga yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Terdapat sejumlah persyaratan administrasi yang wajib dipenuhi pelamar. Berikut rincian lengkapnya:
Dokumen nilai akademik menjadi salah satu penentu kelulusan seleksi administrasi. Ketentuan nilai yang berlaku berbeda berdasarkan jenjang pendidikan.
Khusus untuk pendaftar program penelitian, proposal kegiatan harus memuat sejumlah poin penting. Isinya mencakup tujuan kegiatan, minat peserta, bidang yang dipelajari, preferensi bidang magang, serta periode atau waktu pelaksanaan PKL maupun penelitian.
Calon peserta juga diwajibkan melampirkan curriculum vitae (CV) terbaru. Kelengkapan dokumen kependudukan seperti kartu mahasiswa dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) juga perlu disiapkan.
Sebagai syarat administrasi tambahan, calon peserta harus menunjukkan kepesertaan program jaminan kesehatan. Dalam hal ini melampirkan kartu peserta BPJS atau bukti kepemilikan asuransi kesehatan pribadi.