CIREBON — Persaingan ketat mewarnai pembukaan Program Magang Hub Batch 1 2026 di Kota Cirebon. Sebanyak 1.359 pendaftar memperebutkan 186 slot yang disediakan oleh 15 perusahaan mitra, dengan 94 formasi jabatan yang tersebar di berbagai sektor industri.
Pengantar Kerja Ahli Pertama Disnaker Kota Cirebon, Septiani Khaerunnisa, mengungkapkan bahwa program pemagangan nasional ini telah dimulai pada 10 Agustus 2026. Acara kickoff resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyusul pada keesokan harinya, 11 Agustus 2026.
Rumah Sakit Dominasi Sektor Pemagangan di Kota Cirebon
Dari total kuota jabatan yang tersedia, separuhnya berasal dari sektor kesehatan. Rumah sakit dan fasilitas layanan medis menjadi penyumbang terbesar lowongan magang pada batch ini.
“50 persen dari total kuota jabatan didominasi oleh sektor kesehatan, khususnya rumah sakit,” kata Septiani kepada Radar Cirebon, Rabu (12/8/2026).
Perusahaan yang berpartisipasi tahun ini cukup bervariasi. Sektor perbankan diwakili oleh BSI, Bank BTN, dan Asabri. Sementara itu, layanan kesehatan hadir melalui RS Pelabuhan, RS Medimas, dan BPJS Kesehatan. Sektor perhotelan hingga lembaga vertikal seperti lembaga pemasyarakatan (Lapas) juga turut membuka lowongan.
Minat Pendaftar Masih Terpusat pada Sektor Perbankan dan Manajemen
Meski sektor kesehatan mendominasi penyediaan formasi, animo pelamar justru lebih condong ke bidang ekonomi. Data Disnaker menunjukkan profesi frontliner, perbankan, bisnis, dan manajemen menjadi pilihan favorit para pendaftar.
“Sebagian besar pelamar menunjukkan minat tertinggi pada bidang perbankan, bisnis, manajemen, posisi frontliner, serta bidang yang berkaitan dengan perekonomian,” bebernya.
Menariknya, tidak semua formasi terisi penuh. Septiani menjelaskan bahwa beberapa posisi spesifik seperti tenaga terapis masih kosong karena ketidaksesuaian antara latar belakang pendidikan pelamar dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.
Lonjakan Peserta Capai 3 Kali Lipat Dibanding Gelombang Pertama 2025
Partisipasi pada 2026 menunjukkan tren positif yang signifikan. Pada tahun lalu, total perusahaan penyelenggara dari tiga gelombang hanya mencapai 33 perusahaan. Bahkan, gelombang pertama 2025 diikuti oleh kurang dari 10 perusahaan.
“Kenaikan ini didorong oleh informasi program yang semakin masif menjangkau masyarakat luas, sehingga berdampak langsung pada lonjakan jumlah perusahaan penyelenggara maupun minat pendaftar peserta magang di Kota Cirebon,” jelas Septiani.
Program pemagangan ini dijadwalkan berlangsung selama enam bulan penuh, terhitung sejak 10 Agustus 2026 hingga Januari 2027. Seluruh peserta yang lolos seleksi akan menjalani proses pemagangan di perusahaan masing-masing sesuai dengan bidang yang diminati.