BUMIPASUNDAN.COM — Lulusan baru perguruan tinggi di Jawa Barat berkesempatan meniti karier profesional melalui pembukaan 72 lowongan pemagangan di Kota Cirebon. Kementerian Ketenagakerjaan resmi menggelar Program Pemagangan Nasional Batch 2 Tahun 2026 yang bermitra dengan 16 institusi dan perusahaan. Pendaftaran lowongan ini berlangsung mulai 3 hingga 8 September 2026 secara daring.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia menggulirkan program ini untuk mengasah kompetensi para pencari kerja lewat pengalaman kerja langsung selama enam bulan. Skema pemagangan serupa juga berjalan di berbagai kota dan provinsi lain di Indonesia dengan kuota serta mitra yang disesuaikan pada kebutuhan daerah.
Peluang Diangkat Jadi Pegawai Capai 30 Persen
Program pemagangan ini menjadi jalur strategis menuju dunia kerja profesional. Berdasarkan data nasional, rata-rata 30 persen peserta program berhasil melanjutkan karier sebagai tenaga kerja tetap atau kontrak di tempat mereka menjalani magang.
Di Kota Cirebon, lowongan yang dibuka mencakup berbagai sektor krusial. Mitra industri yang terlibat bergerak di bidang perbankan, kesehatan, telekomunikasi, hingga administrasi pertanahan.
Ketentuan Pendaftaran Magang Hub Batch 2 2026
Proses seleksi ditujukan khusus bagi pencari kerja berstatus lulusan baru (fresh graduate) yang belum bekerja selama setahun terakhir. Calon pelamar wajib memenuhi kriteria kepesertaan berikut:
- Lulusan jenjang Diploma atau Sarjana.
- Terdaftar di PDDikti atau memiliki Surat Keterangan Lulus.
- Ijazah diperoleh maksimal satu tahun sebelum 3 September 2026.
- Belum bekerja selama setahun terakhir.
Pendaftaran Berlangsung 3-8 September 2026
Pendaftaran dibuka dalam kurun waktu terbatas, yakni mulai 3 hingga 8 September 2026. Seluruh berkas dan pemilihan posisi diproses langsung melalui platform resmi maganghub.kemnaker.go.id.
Pendaftar di daerah manapun disarankan mengecek lowongan magang yang tersedia di wilayahnya masing-masing lewat platform Magang Hub tersebut. Calon peserta juga dianjurkan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja setempat untuk memperoleh rincian informasi lebih lanjut.