Pencarian

Angin Kencang Terjang Hantara Kuningan, Atap Kober Posyandu di Tundagan Rusak Tertiup

Rabu, 16 September 2026 • 23:27:32 WIB
Angin Kencang Terjang Hantara Kuningan, Atap Kober Posyandu di Tundagan Rusak Tertiup
Atap teras bangunan Kober Posyandu di Tundagan, Hantara, Kuningan, rusak ringan akibat terjangan angin kencang.

KUNINGAN — Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kuningan mencatat angin kencang datang dari arah timur dan menghantam bagian atap teras bangunan Kober. Bangunan yang menggunakan baja ringan itu mengalami kerusakan ringan, sementara sejumlah genteng ikut tertiup angin.

Aparat desa bersama masyarakat langsung bergerak membersihkan material yang berserakan di sekitar bangunan setelah kejadian. Hingga laporan pembaruan Rabu (16/9/2026) pukul 12.00 WIB, kondisi di lokasi relatif aman dengan cuaca berawan.

Kerusakan Ringan, Tidak Ada Korban Jiwa

Hasil kaji cepat Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kuningan memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Bangunan Kober hanya mengalami kerusakan ringan akibat terdampak angin kencang.

Material atap baja ringan yang rusak memiliki ukuran sekitar 6×7 meter. Masyarakat bersama aparat desa masih melakukan pembersihan material baja ringan dari bangunan yang terdampak hingga Rabu siang.

Lintas Instansi Dikerahkan Tangani Dampak Angin Kencang

Kalak BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu, menyatakan penanganan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur. Aparat desa berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, TNI, Polri, Disdikbud, serta BPBD Kabupaten Kuningan.

"Langkah awal yang dilakukan adalah memastikan kondisi warga aman, melakukan pendataan kerusakan, serta membersihkan material yang terdampak. Penanganan lanjutan akan dikoordinasikan bersama pemerintah desa dan pihak terkait sesuai kebutuhan di lapangan," tuturnya dalam laporan.

Warga Butuh Terpal untuk Penanganan Sementara

Kebutuhan darurat yang paling mendesak saat ini adalah terpal sebagai penanganan sementara pada bagian bangunan yang atapnya mengalami kerusakan. Perbaikan permanen akan dikoordinasikan dengan pihak desa dan instansi terkait.

"Untuk kebutuhan darurat, warga dan pihak desa membutuhkan terpal sebagai penanganan sementara pada bagian bangunan yang atapnya mengalami kerusakan. Selanjutnya, kebutuhan perbaikan akan dikoordinasikan dengan pihak desa dan instansi terkait," tandasnya.

Tim Assessment Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kuningan yang melakukan pendataan di lokasi di antaranya Aep Saepudin selaku Penata Layanan Operasional. BPBD memastikan perkembangan penanganan akan terus dipantau apabila terdapat kondisi atau kebutuhan lain di lapangan.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kuninganmass.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks