BOGOR — Kebakaran yang menghanguskan tiga unit ruko di kawasan Suryakencana memperlihatkan persoalan akses saat pemadaman. Petugas pemadam dari Kota dan Kabupaten Bogor dikerahkan ke lokasi, tetapi teralis dan pintu besi pada bangunan menghambat mereka menjangkau titik api di bagian dalam.
Posisi ruko yang berdempetan menambah rumit penanganan. Barang dagangan yang menumpuk di dalam toko ikut mempercepat api merambat ke bangunan sebelah.
Mengapa Teralis dan Pintu Besi Jadi Kendala saat Pemadaman
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi penghalang fisik berupa teralis dan pintu bangunan yang terkunci. Kondisi itu menunjukkan akses menuju titik api sama pentingnya dengan jumlah personel dan armada yang dikerahkan.
Kendala masuk petugas tidak otomatis berarti seluruh penghuni terjebak. Penilaian soal jalur keselamatan tiap bangunan tetap butuh pemeriksaan langsung terhadap kondisi pintu, jendela, tangga, dan ruang yang dipakai penghuni.
Untuk ruko yang sekaligus jadi tempat tinggal, jalur dari ruang istirahat menuju tempat aman perlu diperhitungkan ketika bangunan dikunci pada malam hari. Dua kebutuhan bertemu di titik yang sama: akses petugas untuk menyelamatkan dan jalan keluar bagi penghuni.
Rujukan USFA: Perangkat Pelepas Cepat pada Teralis
Sebagai rujukan umum, U.S. Fire Administration (USFA) menganjurkan perangkat pelepas cepat pada teralis pintu dan jendela yang menjadi jalur penyelamatan. Mekanisme itu memungkinkan teralis dibuka dari dalam saat keadaan darurat.
USFA juga menekankan pentingnya menjaga jalur menuju pintu keluar tetap bebas hambatan, termasuk perabot yang menutup bukaan pintu atau jendela. Panduan tersebut merupakan bahan edukasi keselamatan umum, bukan hasil pemeriksaan bangunan yang terbakar di Suryakencana.
Plan 2 Ways Out dan Latihan Evakuasi Penghuni
Dalam panduan Plan 2 Ways Out, USFA mengajak penghuni memetakan pintu dan jendela, mengenali dua alternatif jalan keluar dari setiap ruangan, serta menentukan titik berkumpul di luar bangunan.
Penerapannya mesti menyesuaikan kondisi bangunan. Pada ruko bertingkat, keberadaan jendela saja belum cukup memastikan seseorang bisa keluar dengan selamat. Jalur yang direncanakan harus benar-benar dapat digunakan penghuni.
Pemeriksaan mencakup barang yang ditempatkan di sepanjang jalur keluar. Dalam lembar penilaian keselamatan rumah USFA, kotak atau perabot yang menghalangi pintu, jendela yang tidak dapat dibuka, serta tumpukan barang di jalur evakuasi dicatat sebagai hambatan.
Setelah jalur ditentukan, penghuni perlu berlatih bersama menuju titik berkumpul. Latihan membantu memastikan setiap orang tahu arah keluar dan memahami cara membuka pintu maupun perangkat pengamannya.
Penyebab Kebakaran Masih Menunggu Pemeriksaan
Rancangan akses darurat ruko tetap perlu dikonsultasikan dengan petugas pemadam atau tenaga kompeten sesuai kondisi bangunan. Penyebab pasti kebakaran Suryakencana masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.