Pencarian

Rencana Ganti Nama Jalan Batutulis-Suryakencana Bogor Dinilai Kurang Prioritas, Tokoh Dorong Penguatan Kawasan Lebih Mendesak

Senin, 25 Mei 2026 • 19:58:51 WIB
Rencana Ganti Nama Jalan Batutulis-Suryakencana Bogor Dinilai Kurang Prioritas, Tokoh Dorong Penguatan Kawasan Lebih Mendesak
Tokoh masyarakat Bogor menilai penguatan kawasan Batutulis–Suryakencana lebih prioritas daripada penggantian nama jalan.

BOGOR — Rencana perubahan nama Jalan Batutulis–Suryakencana di Kota Bogor mendapat sorotan dari para tokoh setempat. Mereka menilai kebijakan tersebut kurang prioritas dibandingkan upaya penguatan fungsi kawasan yang justru lebih mendesak dilakukan.

Alih-alih mengganti papan nama, para tokoh mendorong pemerintah kota untuk fokus pada pengelolaan kawasan Batutulis–Suryakencana secara menyeluruh. Kawasan ini dikenal memiliki nilai historis tinggi dan menjadi salah satu ikon budaya di Kota Bogor.

Mengapa Penguatan Kawasan Lebih Mendesak?

Menurut para tokoh, persoalan utama di Batutulis–Suryakencana bukan terletak pada nama jalannya. Masalah yang lebih krusial justru menyangkut tata kelola kawasan, kebersihan, ketertiban, serta potensi ekonomi warga sekitar.

“Kami menilai penguatan kawasan Batutulis–Suryakencana lebih mendesak daripada sekadar mengganti nama jalan. Banyak aspek yang perlu dibenahi, mulai dari infrastruktur, penataan pedagang kaki lima, hingga pengelolaan situs cagar budaya,” ujar salah satu tokoh masyarakat dalam pernyataan yang diterima redaksi.

Kawasan Batutulis dikenal sebagai pusat sejarah Kerajaan Pakuan Pajajaran, dengan Prasasti Batutulis sebagai salah satu peninggalannya. Sementara Suryakencana merupakan poros utama yang menghubungkan pusat kota dengan kawasan wisata dan perdagangan.

Apa yang Seharusnya Dilakukan Pemkot Bogor?

Para tokoh mendorong Pemkot Bogor untuk menyusun rencana induk pengelolaan kawasan Batutulis–Suryakencana secara komprehensif. Beberapa hal yang dinilai prioritas antara lain revitalisasi trotoar, penataan parkir, pengelolaan sampah, serta pengembangan potensi wisata sejarah dan kuliner.

Penguatan kawasan dinilai akan berdampak langsung pada peningkatan kenyamanan warga dan wisatawan. Selain itu, langkah ini juga diyakini mampu menggerakkan roda ekonomi lokal yang sempat lesu akibat pandemi.

“Jangan sampai energi dan anggaran habis hanya untuk mengganti nama jalan, sementara kondisi kawasan justru tidak tertata. Lebih baik anggaran itu dialokasikan untuk program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Nasib Rencana Perubahan Nama Jalan

Hingga saat ini, Pemkot Bogor belum memberikan keputusan final terkait rencana perubahan nama Jalan Batutulis–Suryakencana. Rencana tersebut sebelumnya sempat mencuat ke publik dan memicu perdebatan di kalangan akademisi, budayawan, dan komunitas sejarah.

Sejumlah pihak justru menilai perubahan nama jalan bisa menghilangkan jejak sejarah yang sudah melekat puluhan tahun. Nama Batutulis dan Suryakencana sendiri dinilai memiliki nilai filosofis dan historis yang kuat bagi warga Kota Bogor.

Para tokoh berharap Pemkot Bogor menggelar forum diskusi publik yang lebih luas sebelum mengambil keputusan. Dengan begitu, kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tidak mengabaikan aspek sejarah serta budaya lokal.

Bagikan
Sumber: radarbogor.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks