Polres Purwakarta Edukasi Safety Driving Karyawan Siloam Hospital

Penulis: Jefri Siahaan  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 12:52:16 WIB
Satlantas Polres Purwakarta memberikan edukasi safety driving kepada karyawan Siloam Hospital Purwakarta.

Satlantas Polres Purwakarta menggelar edukasi keselamatan berkendara bagi puluhan perawat dan staf Siloam Hospital Purwakarta pada Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini fokus pada penerapan teknik berkendara defensif guna meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas bagi pekerja sektor kesehatan.

PURWAKARTA — Personel Satlantas Polres Purwakarta mendatangi Siloam Hospital Purwakarta untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai keamanan di jalan raya. Edukasi ini menyasar para tenaga medis yang memiliki mobilitas tinggi dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Purwakarta, IPDA Ryan Herisandi, memimpin langsung pemberian materi di lapangan. Mewakili Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho, Ryan menekankan bahwa keselamatan bukan sekadar kepatuhan hukum, melainkan kebutuhan dasar setiap pengguna jalan.

Fokus Materi: Dari Cek Kendaraan Hingga Etika Berkendara

Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan teknis mengenai pengecekan kondisi kendaraan sebelum memulai perjalanan. Hal ini mencakup pemeriksaan fungsi rem, kelayakan ban, hingga sistem pencahayaan yang sering terabaikan oleh pengendara harian.

Selain aspek teknis kendaraan, petugas menggarisbawahi pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan standar. Penggunaan helm yang benar, jaket, dan sarung tangan menjadi poin utama yang disampaikan kepada staf rumah sakit agar menjadi teladan bagi masyarakat umum.

Para peserta juga diingatkan untuk menerapkan prinsip defensive driving. Teknik ini melatih pengendara untuk tetap fokus, menjaga jarak aman, dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara guna mengantisipasi kesalahan pengguna jalan lain yang berpotensi memicu kecelakaan.

Mengapa Edukasi Satlantas Kini Menggunakan Pendekatan Humanis?

Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas AKP Enjang Sukandi menyatakan, pola edukasi kreatif dan menyenangkan sengaja dipilih agar pesan keselamatan lebih mudah diserap. Polisi ingin menghapus kesan kaku dalam sosialisasi aturan lalu lintas.

“Edukasi keselamatan berkendara harus terus digencarkan dengan pendekatan yang humanis dan menarik, agar masyarakat lebih mudah memahami dan menerapkannya. Dengan mematuhi prinsip-prinsip keselamatan berkendara, pengendara tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjaga keselamatan orang lain di jalan raya,” ungkap AKP Enjang Sukandi.

Melalui kolaborasi dengan institusi kesehatan seperti Siloam Hospital, Polres Purwakarta berharap budaya tertib berlalu lintas tumbuh dari lingkungan profesional. Penurunan angka kecelakaan di wilayah hukum Purwakarta menjadi target utama dari rangkaian sosialisasi berkelanjutan ini.

Reporter: Jefri Siahaan
Back to top