Penyerang Persija Mauro Zijlstra Pulih dari Cedera Paha Grade Dua, Siap Beraksi di Laga Tandang Kontra Persik Kediri

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:30:09 WIB
Mauro Zijlstra siap memperkuat Persija dalam laga tandang melawan Persik Kediri setelah pulih dari cedera paha grade dua.

BANDUNG — Persija Jakarta mendapatkan tambahan amunisi di lini depan menjelang berakhirnya kompetisi Super League 2025-2026. Mauro Zijlstra, penyerang yang didatangkan pada paruh musim lalu, kini telah pulih total dari cedera paha yang sempat memburuk usai memperkuat Timnas Indonesia.

Pemain eks FC Volendam tersebut baru mencatatkan dua penampilan dengan total 21 menit bermain untuk Macan Kemayoran musim ini. Laga terakhirnya tercatat pada Februari lalu saat menghadapi PSM Makassar, sebelum akhirnya ia harus masuk ruang perawatan selama dua bulan terakhir.

Kronologi Cedera: Bagaimana Masalah Otot Paha Mauro Zijlstra Memburuk?

Cedera yang dialami Mauro bermula dari gangguan tingkat satu (grade one) pada otot paha atas. Namun, kondisi fisiknya menurun drastis setelah ia memaksakan diri tampil dalam pertandingan bersama Timnas Indonesia di tengah masa pemulihan awal tersebut.

"Saya memang bermain dalam pertandingan, mencetak gol yang membuat saya senang, tapi saya merasakan rasa sakit yang lebih parah setelahnya dan cederanya naik menjadi tingkat dua (grade two) setelah itu," ujar Mauro Zijlstra kepada KOMPAS.com, Jumat (15/5/2026).

Akibat peningkatan derajat cedera tersebut, masa pemulihan yang semula diperkirakan singkat berubah menjadi proses panjang. Ia harus menjalani program khusus bersama tim medis dan fisioterapis untuk mengembalikan kekuatan otot pahanya agar siap bertanding kembali di level kompetitif.

Proses Pemulihan Tujuh Minggu Bersama Tim Fisioterapis

Selama menjalani masa rehabilitasi, Mauro harus berlatih terpisah dari rekan-rekan setimnya. Ia mengaku masa-masa tersebut sangat sulit secara mental karena hanya bisa menyaksikan pemain lain berlatih dari pinggir lapangan sementara dirinya harus fokus pada pemulihan fisik.

Meski sempat masuk dalam daftar pemain cadangan namun tidak diturunkan saat laga kontra Persijap Jepara dan Persib Bandung, Mauro kini merasa kondisinya sudah mencapai titik prima. Ia telah melewati fase kritis pemulihan yang memakan waktu total sekitar tujuh minggu.

"Ya, itu adalah masa-masa yang sulit. Terasa sangat lama. Tapi, sekarang saya merasa 100 persen dan saya siap untuk bermain lagi," tegas pemain yang baru bergabung pada bursa transfer paruh musim tersebut.

Misi Bangkit di Kediri Setelah Hasil Minor Kontra Persib Bandung

Pertandingan melawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya menjadi momentum penting bagi Mauro untuk membuktikan ketajamannya di penghujung musim. Laga pekan ke-33 ini juga menjadi kesempatan bagi skuat Persija untuk bangkit setelah menelan kekalahan dari Persib Bandung pada pertandingan sebelumnya.

Mauro berharap kehadirannya bisa membantu tim meraih hasil maksimal di dua laga sisa musim ini. Kemenangan di laga tandang terakhir dinilai krusial untuk memperbaiki posisi klasemen sekaligus mengobati kekecewaan para pendukung setelah hasil minor di laga klasik pekan lalu.

"Mari menangkan dua pertandingan terakhir. Dan tentu saja, semuanya masih merasa kecewa minggu ini, akibat pertandingan terakhir itu (lawan Persib). Tapi kami harus bangkit dan menatap musim depan juga," ucap Mauro.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: bola.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top