BANDUNG — Polda Jawa Barat menyiagakan ribuan personelnya dalam rangka pengamanan laga penutup kompetisi antara Persib Bandung dan Persijap Jepara. Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. La Ode Aries menyebutkan, pola pengamanan di kawasan stadion akan dibagi menjadi empat ring, mulai dari area luar stadion hingga ke pintu masuk tribun penonton.
Selain personel yang berjaga, pihak kepolisian juga akan melakukan sterilisasi untuk memastikan seluruh penonton mematuhi regulasi yang berlaku. "Penonton dilarang membawa barang berbahaya seperti flare, kembang api ataupun benda yang dapat dilempar ke dalam stadion. Selain itu, minuman dalam kemasan botol plastik dan kaleng juga tidak diperbolehkan masuk ke tribun," ujar Kombes Pol. La Ode Aries dalam keterangan yang diterima di Bandung, Kamis.
Langkah ini diambil untuk mencegah insiden serupa yang pernah terjadi pada pertandingan sebelumnya. Pola pengamanan berlapis ini diharapkan mampu mengantisipasi potensi kericuhan baik di dalam maupun luar stadion.
Pihak kepolisian secara spesifik menyoroti kawasan Dago Cikapayang sebagai titik rawan. "Antisipasi kegiatan setelah pertandingan, berkaca dari pengalaman sebelumnya di mana biasanya terjadi euforia masyarakat yang terpusat di kawasan Dago Cikapayang," kata La Ode Aries. Pengalaman tersebut menjadi dasar pengalokasian personel tambahan di titik-titik yang diperkirakan menjadi pusat perayaan suporter.
Dengan pengamanan yang ketat, Polda Jabar berharap laga pamungkas ini dapat berjalan lancar tanpa gangguan berarti. Masyarakat dan suporter diimbau untuk menikmati pertandingan dengan tertib serta tidak melakukan aksi anarkis yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.