Jari Bocah di Klapanunggal Bogor Tersangkut Mur Baut Pagar, Petugas Damkar Evakuasi dengan Gerinda

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 13:58:01 WIB
Petugas Damkar Klapanunggal evakuasi jari bocah tersangkut mur baut pagar dengan gerinda mini.

BOGOR — Kepanikan sempat melanda sebuah keluarga di Perumahan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, saat jari tangan bocah berusia sekitar 7 tahun tersangkut erat di lubang mur baut pagar rumah. Sang anak yang bermain seorang diri tiba-tiba berteriak histeris setelah jarinya tidak bisa dilepaskan dari sela-sela besi pagar. Orang tua yang mendengar teriakan langsung berusaha membantu, namun upaya manual justru membuat jari korban semakin bengkak dan tersangkut makin kuat.

Awal Mula: Rasa Penasaran Berujung Panik

Menurut keterangan warga sekitar, kejadian bermula saat bocah tersebut iseng memasukkan jarinya ke lubang mur baut yang longgar di pagar depan rumah. Tanpa disadari, jarinya masuk terlalu dalam hingga tidak bisa ditarik kembali. Rasa panik pun tak terhindarkan ketika jari mulai membengkak dan berubah warna karena terhambatnya aliran darah.

Orang tua yang sudah cemas kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Klapanunggal. Tim Damkar tiba di lokasi dalam waktu kurang dari 15 menit setelah laporan diterima, membawa peralatan penyelamatan khusus.

Proses Evakuasi: Gerinda Mini Jadi Andalan

Petugas Damkar tidak bisa langsung menarik jari korban karena risiko cedera semakin besar. Mereka memutuskan untuk memotong bagian mur baut yang menjepit jari menggunakan gerinda mini berukuran kecil. Proses pemotongan dilakukan secara perlahan dan hati-hati agar tidak melukai kulit bocah tersebut.

"Kami menggunakan gerinda kecil untuk memotong mur baut. Anaknya sudah sangat panik, jadi kami harus sambil menenangkan," ujar salah satu petugas Damkar di lokasi. Selama proses berlangsung, orang tua dan tetangga ikut membantu menenangkan korban dengan membujuknya agar tidak banyak bergerak.

Setelah sekitar 20 menit, mur baut berhasil dipotong dan jari bocah itu pun bebas. Petugas langsung membersihkan luka lecet di jari korban dan memberikan pertolongan pertama. Beruntung, tidak ada tulang yang patah atau luka parah akibat insiden tersebut.

Pelajaran dari Insiden Klapanunggal

Kejadian serupa di Klapanunggal ini menjadi pengingat bagi orang tua untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya di sekitar rumah, terutama bagian pagar, pintu, atau furnitur yang memiliki celah sempit. Petugas Damkar mengimbau warga untuk segera memperbaiki bagian pagar yang longgar atau berpotensi menjepit jari anak-anak.

"Kami mengimbau orang tua untuk memeriksa lingkungan rumah. Lubang kecil seperti mur baut bisa sangat berbahaya bagi anak kecil yang aktif bermain," tambah petugas Damkar. Setelah dievakuasi, korban dalam kondisi sehat dan sudah bisa beraktivitas seperti biasa di rumahnya.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: radarbogor.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top