BOGOR — Ratusan orang tua calon siswa memadati halaman SMAN 4 Kota Bogor pada Senin pagi, setelah server Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) yang menjadi syarat wajib Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA mengalami gangguan di hari pertama pendaftaran. Kerumunan mulai terlihat sejak pukul 06.30 WIB, jauh sebelum gerbang sekolah dibuka.
Para orang tua datang dengan membawa berkas fotokopi dan perangkat ponsel, berharap bisa mendapatkan arahan langsung dari pihak sekolah. Namun, sistem online yang belum stabil membuat proses pendaftaran tertahan. Beberapa di antara mereka terlihat cemas dan bertanya-tanya apakah kuota akan habis sebelum server kembali normal.
Gangguan server PCMB mulai terdeteksi sejak pukul 07.00 WIB. Para calon pendaftar yang mencoba mengakses portal pendaftaran dari rumah melaporkan bahwa laman tidak bisa dimuat atau terus-menerus menampilkan pesan error. Informasi ini menyebar cepat melalui grup WhatsApp wali murid, yang kemudian memicu gelombang kedatangan ke SMAN 4.
“Saya sudah coba dari jam setengah enam di rumah, tapi tidak bisa. Takut kehabisan, akhirnya saya putuskan ke sekolah langsung,” kata Siti Nurjanah, seorang wali murid yang ditemui di lokasi.
Melihat situasi yang kian ramai, pihak SMAN 4 Kota Bogor segera membuka posko pendaftaran manual darurat di aula sekolah. Petugas dari panitia SPMB setempat mulai mendata nama-nama calon siswa yang hadir secara konvensional, mencatat nomor induk dan pilihan jurusan di buku besar.
“Kami fasilitasi pendataan manual dulu. Nanti kalau server sudah normal, data ini akan diinput ulang oleh tim teknis,” ujar seorang anggota panitia yang enggan disebut namanya.
Ketua SPMB Jawa Barat yang turun memantau lokasi meminta seluruh orang tua untuk tidak panik. Ia menegaskan bahwa gangguan server bersifat teknis dan tidak akan menghilangkan hak pendaftaran calon siswa yang sudah hadir.
“Kami minta warga untuk tenang. Semua yang sudah tercatat di posko manual hari ini akan tetap diproses. Sistem diperkirakan pulih dalam beberapa jam ke depan,” kata Ketua SPMB di sela-sela peninjauan.
Hingga pukul 10.00 WIB, server PCMB belum sepenuhnya pulih. Tim teknis dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dikerahkan untuk memperbaiki kendala di pusat data. Pihak SPMB berjanji akan memperpanjang waktu pendaftaran bagi sekolah yang terdampak gangguan pada hari pertama.
Orang tua yang sudah mendaftar manual diminta kembali ke sekolah masing-masing pada Rabu depan untuk verifikasi data final. Sementara itu, bagi yang belum mendaftar, disarankan untuk memantau pengumuman resmi melalui laman SPMB dan tidak datang berbondong-bondong ke sekolah agar tidak menimbulkan kerumunan baru.