BANDUNG — Persib Bandung akhirnya angkat bicara terkait kabar yang menyebut nama mereka masuk dalam daftar cekal FIFA. Manajemen klub memberikan penjelasan resmi terbaru pada 2026 untuk mengklarifikasi status hukum dan operasional tim. Langkah ini diambil setelah berbagai spekulasi muncul di kalangan suporter dan media.
Dalam pernyataan resminya, Persib Bandung mengakui adanya surat dari FIFA yang masuk ke klub. Namun, manajemen menegaskan bahwa hal itu bukan terkait sanksi atau larangan registrasi pemain. Klub menyebut bahwa surat tersebut merupakan bagian dari prosedur administratif yang lazim terjadi di klub profesional.
"Kami telah menerima surat dari FIFA dan sedang menindaklanjutinya sesuai prosedur. Ini bukan masalah besar dan tidak akan memengaruhi aktivitas tim," demikian bunyi pernyataan resmi yang diterima media.
Manajemen Persib mengaku telah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk federasi sepak bola nasional. Tim hukum klub tengah menyusun dokumen tanggapan yang diminta oleh FIFA. Klub optimistis semua persyaratan bisa dipenuhi sebelum batas waktu yang ditentukan.
Proses ini, menurut sumber internal, melibatkan verifikasi data kontrak pemain dan kewajiban finansial klub. Semua dokumen sedang dilengkapi secara bertahap agar tidak ada kendala di kemudian hari.
Pelatih dan pemain Persib disebut tetap fokus menjalani persiapan pramusim. Tidak ada perubahan jadwal latihan maupun rencana pertandingan uji coba. Manajemen memastikan bahwa situasi ini tidak akan mengganggu rencana rekrutmen pemain baru.
Manajemen juga mengimbau suporter untuk tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi. Klub berjanji akan memberikan perkembangan terbaru secara transparan jika ada keputusan resmi dari FIFA.
Setelah mengirimkan tanggapan resmi, Persib akan menunggu konfirmasi dari FIFA. Klub berharap semua proses administratif selesai dalam waktu dekat. Jika ada kewajiban yang harus dipenuhi, manajemen siap menyelesaikannya agar status klub tetap bersih.
Persib juga akan terus berkoordinasi dengan PSSI untuk memastikan tidak ada hambatan saat pendaftaran pemain untuk kompetisi musim 2026/2027. Klub berkomitmen menjaga profesionalisme dan kepatuhan terhadap regulasi sepak bola global.