BOGOR — PT Sayaga Wisata Bogor, badan usaha milik daerah Kabupaten Bogor, memanfaatkan ajang Kabogor Fest 2026 untuk memperkenalkan ragam layanan wisata unggulan kepada masyarakat. Dalam pameran yang digelar baru-baru ini, perusahaan menampilkan hotel, jasa perjalanan, destinasi wisata Ciseeng, serta Rest Area Puncak sebagai andalan daerah.
Keterlibatan BUMD di pameran berskala kabupaten ini menjadi strategi untuk mendekatkan produk wisata lokal ke calon konsumen. Pengunjung dapat melihat langsung layanan yang ditawarkan, mulai dari akomodasi hingga paket perjalanan wisata di kawasan Puncak dan Ciseeng.
PT Sayaga Wisata Bogor membawa empat sektor utama dalam stan pamerannya. Pertama, layanan hotel yang dikelola perusahaan. Kedua, jasa travel dan perjalanan wisata. Ketiga, destinasi wisata alam di kawasan Ciseeng. Keempat, Rest Area Puncak yang menjadi salah satu ikon tempat peristirahatan di jalur wisata Puncak, Bogor.
Kabogor Fest merupakan agenda tahunan yang menyedot perhatian ribuan pengunjung dari Bogor dan sekitarnya. Dengan hadir di pameran ini, PT Sayaga Wisata Bogor bisa menjangkau audiens yang lebih luas tanpa harus melakukan promosi door-to-door. Ini menjadi momentum bagi BUMD untuk menggaet lebih banyak pengguna jasa wisata lokal.
Pihak perusahaan belum merinci jumlah transaksi atau pengunjung yang mampir ke stan selama pameran berlangsung. Namun, kehadiran mereka di Kabogor Fest 2026 menjadi sinyal bahwa pengembangan pariwisata daerah terus didorong melalui keterlibatan langsung BUMD.
Dengan diperkenalkannya layanan ini, wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan Puncak atau Ciseeng kini memiliki opsi terstruktur dari BUMD. Mulai dari akomodasi, transportasi, hingga tempat istirahat bisa diakses dalam satu ekosistem layanan. Hal ini memudahkan perencanaan perjalanan, terutama bagi wisatawan dari luar Kabupaten Bogor.
Ke depan, PT Sayaga Wisata Bogor diharapkan terus memperkuat sinergi dengan pelaku UMKM dan pengelola destinasi lokal. Tujuannya, agar sektor pariwisata daerah tidak hanya tumbuh dari sisi jumlah pengunjung, tetapi juga dari kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.