Kabar Penebalan Bansos Rp400 Ribu Beredar di Media Sosial, Pemkot Bandung Minta KPM Tak Mudah Percaya

Penulis: Mardian Syah  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 16:06:01 WIB
Pemkot Bandung pastikan informasi penebalan bansos Rp400 ribu adalah hoaks.

BANDUNG — Informasi soal penebalan bansos senilai Rp400 ribu yang ramai di media sosial dipastikan hoaks. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Sosial mengingatkan warga agar tidak langsung percaya dan melakukan verifikasi ke instansi resmi.

Isi Pesan yang Beredar

Dalam unggahan yang menyebar di grup WhatsApp dan platform media sosial lainnya, disebutkan bahwa KPM bakal menerima tambahan dana bansos sebesar Rp400 ribu. Pesan itu juga kerap menyertakan tautan mencurigakan yang mengarah ke situs tidak resmi.

Klarifikasi Pemkot Bandung

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Sodikin, menegaskan bahwa tidak ada program penebalan bansos sebesar nominal tersebut. Ia meminta masyarakat untuk tidak mengklik tautan atau mengisi data pribadi yang diminta dalam pesan itu.

"Tidak benar ada penebalan bansos Rp400 ribu. Kami mengimbau warga agar waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan program bansos. Jangan pernah memberikan data pribadi seperti KTP atau nomor rekening kepada pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Sodikin dalam keterangan resminya, Selasa (12/3/2024).

Langkah Konfirmasi yang Bisa Dilakukan KPM

Pemkot Bandung menyediakan sejumlah kanal resmi bagi warga yang ingin mengecek status bansos. KPM dapat mengakses situs resmi Dinas Sosial atau datang langsung ke kelurahan dan kecamatan setempat. Selain itu, informasi valid juga bisa diperoleh melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di masing-masing wilayah.

Modus Penipuan Serupa Marak Jelang Ramadan

Fenomena penyebaran informasi palsu soal bansos kerap meningkat menjelang hari besar keagamaan. Pelaku biasanya memanfaatkan momen kebutuhan ekonomi warga yang meningkat. Masyarakat diminta untuk selalu kritis dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming bantuan dana yang tidak jelas sumbernya.

Jika menemukan informasi serupa, warga bisa melaporkan ke akun media sosial resmi Pemkot Bandung atau melalui call center yang telah disediakan. Pemkot memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.

Reporter: Mardian Syah
Sumber: radarbogor.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top