BOGOR — Sebanyak 544 anak menjadi sasaran program sunatan massal gratis yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor. Layanan ini tersebar di 25 puskesmas yang ada di seluruh kecamatan Kota Bogor dan tidak dipungut biaya alias gratis hingga 5 Juni 2026.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Dinkes Kota Bogor menyediakan kuota khusus untuk memastikan setiap anak di wilayah kota dapat mengakses layanan kesehatan dasar, termasuk khitan atau sirkumsisi, tanpa terbebani biaya.
Pemerintah Kota Bogor memanfaatkan momen HJB untuk mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat. Dengan melibatkan seluruh puskesmas, akses warga dari berbagai kelurahan menjadi lebih mudah tanpa harus datang ke satu lokasi terpusat.
Setiap puskesmas yang ditunjuk memiliki jadwal dan kuota tersendiri. Warga diimbau untuk mendaftar terlebih dahulu ke puskesmas terdekat guna memastikan ketersediaan slot layanan.
Pendaftaran dilakukan secara langsung di masing-masing puskesmas pelaksana. Dinkes Kota Bogor belum membuka jalur pendaftaran daring untuk program ini. Calon peserta diwajibkan membawa kartu identitas anak dan orang tua saat mendaftar.
Pihak puskesmas akan melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan kondisi kesehatan anak layak menjalani tindakan sunatan. Prosedur ini dilakukan demi keamanan dan kenyamanan peserta selama proses berlangsung.
Orang tua diminta memastikan anak dalam kondisi sehat dan tidak sedang demam atau sakit berat. Selain itu, disarankan membawa pakaian ganti dan makanan ringan setelah tindakan selesai.
Dinkes Kota Bogor juga mengimbau warga untuk tidak menunda pendaftaran. Kuota 544 anak bisa terpenuhi lebih cepat jika antusiasme masyarakat tinggi, mengingat layanan gratis ini hanya berlaku hingga 5 Juni 2026.