BOGOR — Lapangan Sempur berubah menjadi lautan manusia sejak pagi. Warga dari berbagai kelurahan di Kota Bogor rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan sembako dengan harga terjangkau dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota Bogor.
Pantauan di lokasi menunjukkan warga mulai berdatangan sejak pukul 06.00 WIB. Mereka membawa kresek dan tas belanja besar, sebagian bahkan membawa gerobak kecil. “Saya sudah antre dari jam setengah enam, takut kehabisan beras,” ujar Siti, warga Kelurahan Pabaton, kepada wartawan di lokasi.
Stok beras premium ukuran 5 kilogram yang dijual Rp 55.000 per kantong menjadi komoditas paling laris. Dalam dua jam pertama, puluhan karung beras ludes terjual. Minyak goreng kemasan 2 liter seharga Rp 28.000 dan gula pasir 1 kilogram Rp 14.000 juga tak kalah diburu.
GPM ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Bogor dengan Perum Bulog dan sejumlah distributor lokal. Selisih harga dengan pasar tradisional mencapai 20 hingga 30 persen. Tujuannya jelas: menekan lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang akhir bulan dan musim liburan.
“Ini bentuk intervensi pasar agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Kami juga ingin memastikan warga merayakan HJB dengan penuh suka cita tanpa terbebani harga mahal,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor, Ani Suryani, saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Selain beras, minyak, dan gula, stan GPM juga menjual telur ayam negeri Rp 22.000 per kilogram dan daging beku Rp 35.000 per kilogram. Tersedia pula aneka bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih yang dijual dalam paket hemat. Transaksi dibatasi per orang untuk memastikan distribusi merata.
Pembatasan ini sempat memicu protes kecil dari sebagian warga yang ingin membeli dalam jumlah besar. Namun petugas di lapangan dengan sigap menjelaskan kebijakan tersebut. “Daripada nanti ada yang tidak kebagian, lebih baik dibatasi. Semua dapat jatah,” ujar seorang petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang enggan disebut namanya.
Bagi warga yang belum kebagian hari ini, tak perlu khawatir. Panitia mengonfirmasi GPM di Lapangan Sempur masih akan digelar besok mulai pukul 08.00 WIB hingga stok habis. Pemerintah Kota Bogor juga berencana menambah titik pelaksanaan di beberapa kecamatan dalam pekan mendatang.
“Kami akan evaluasi dulu stok hari ini. Tapi komitmen kami, kegiatan ini akan terus berjalan selama masa HJB. Warga bisa pantau akun media sosial resmi Pemkot untuk informasi terbaru,” pungkas Ani.