BANDUNG — Penangkapan Taufik Hidayat oleh tim gabungan kepolisian, termasuk Brimob, berlangsung tanpa perlawanan berarti di Majalengka. Dalam video yang pertama kali diunggah akun Instagram @lambe_turah, tersangka terlihat mengenakan jaket hitam dan duduk di dalam kendaraan operasional tanpa kondisi terborgol. Ia bahkan merespons pertanyaan petugas dengan tenang.
"Siap Pak" dan Senyum Tipis di Dalam Mobil Polisi
Seorang anggota kepolisian yang terekam dalam video menyampaikan bahwa tersangka bersikap kooperatif. "Alhamdulillah, udah kita amankan atas nama Taufik Hidayat. Kooperatif ya, nanti berikan keterangan sejelas-jelasnya di kantor, kita menuju Polda Jabar," ujar petugas tersebut.
Menanggapi pernyataan itu, Taufik menjawab singkat, "Siap pak," dengan ekspresi datar. Dalam cuplikan lain, ia bahkan terlibat percakapan ringan dan tersenyum tipis sambil berkata, "Ini kan ya, komandan yang menangani saya."
Netizen: Kok Bisa Sesantai Itu?
Potongan video itu sontak memicu reaksi di berbagai platform. Banyak warganet mengaku terkejut dengan sikap tersangka yang dianggap tidak lazim untuk kasus kriminal serius. "Ih kok masih bisa senyum-senyum dia, kecewa netizen," tulis akun @tara_kyo. Akun @wiyid berkomentar, "Dia sikopat ga si bsa senyum santai lo kyk besti aja sama polisinya." Sementara itu, akun @gaia* menyoroti, "Mukanya nggak ada rasa bersalahnya sama sekali."
Korban dan Proses Hukum
Sebelumnya, kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR di Bandung menjadi perhatian publik. Taufik sempat menjadi buronan sebelum akhirnya diamankan di Majalengka. Unggahan akun @sitisarahh.90 di platform Threads mengungkapkan rasa lega warga Bandung atas penangkapan tersebut: "Bentar breaking news heula ah, takbir ya Allah. Si Taufik Hidayat udah ketangkap. Ya Allah sebagai orang Bandung merasa lega. Nuhun jajaran Tim Brimob Jabar."
Pihak kepolisian belum merinci kronologi lengkap penangkapan maupun motif di balik dugaan tindak pidana tersebut. Saat ini, Taufik telah dibawa ke Polda Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi.