Pendidikan Karakter Pancawaluya Angkatan VIII Selesai, 150 Siswa SMA/SMK se-Jawa Barat Dikukuhkan dengan Komitmen Baru

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 13:18:31 WIB
siswa SMA/SMK se-Jawa Barat dikukuhkan setelah mengikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya Angkatan VIII.

BANDUNG — Ratusan pelajar Jawa Barat kini kembali ke sekolah masing-masing dengan bekal nilai-nilai baru. Program Pendidikan Karakter Pancawaluya Angkatan VIII resmi ditutup, mengukuhkan 150 siswa yang telah menjalani proses pembentukan karakter selama periode tertentu.

Kegiatan ini merupakan inisiatif Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dan kearifan lokal kepada generasi muda. Para peserta berasal dari berbagai SMA dan SMK negeri maupun swasta yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Pancawaluya: Bukan Sekadar Upacara Bendera

Program ini dirancang untuk membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap budaya Sunda. Materi yang diberikan meliputi kedisiplinan, gotong royong, serta pemahaman tentang sejarah dan budaya lokal.

Pendidikan Karakter Pancawaluya menjadi salah satu program unggulan Dinas Pendidikan Jawa Barat. Melalui angkatan kedelapan ini, pemerintah provinsi berharap lahir agen-agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing.

Apa yang Berubah pada 150 Siswa Ini?

Para peserta mengikuti serangkaian kegiatan yang menuntut fisik dan mental. Mulai dari pelatihan baris-berbaris, diskusi kelompok, hingga aksi sosial di masyarakat. Proses ini disebut mampu mengubah cara pandang mereka terhadap peran sebagai pelajar dan warga negara.

Pihak Dinas Pendidikan Jawa Barat menyebutkan bahwa para siswa yang lulus dari program ini diharapkan menjadi teladan di sekolahnya. Mereka akan menjadi motor penggerak kegiatan positif, seperti gotong royong, upacara bendera yang khidmat, dan kegiatan ekstrakurikuler berbasis budaya.

Dampak Langsung untuk Lingkungan Sekolah

Setelah kembali ke sekolah, para alumni Pancawaluya memiliki tugas untuk menyebarkan nilai-nilai yang sudah didapat. Mereka diharapkan mampu membentuk kelompok belajar atau komunitas yang fokus pada pengembangan karakter teman sebayanya.

Ini bukan seremoni semata. Dinas Pendidikan memastikan akan ada pemantauan terhadap perkembangan para siswa tersebut. Sekolah-sekolah asal juga telah diminta memberikan ruang bagi mereka untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh.

Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menghadapi tantangan degradasi moral di kalangan remaja. Dengan membekali siswa dengan karakter kuat, diharapkan mereka mampu menolak pengaruh negatif seperti perundungan, tawuran, dan penyalahgunaan narkoba.

Penutupan angkatan kedelapan ini menjadi catatan tersendiri. Dinas Pendidikan Jawa Barat menyatakan akan terus melanjutkan program serupa pada angkatan-angkatan berikutnya, dengan target peserta yang lebih luas dan materi yang terus diperbarui sesuai kebutuhan zaman.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: disdik.jabarprov.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top