BANDUNG — Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) mencatat harga beras kualitas bawah II di pasar tradisional Jawa Barat tidak bergerak sejak kemarin. Berdasarkan pantauan dashboard Bank Indonesia pukul 07.44 WIB, komoditas ini masih bertahan di level Rp13.550 per kilogram—sama persis dengan harga sepekan dan sebulan lalu.
Stabilitas harga beras kelas bawah ini menjadi kabar baik di tengah fluktuasi bahan pokok lainnya. Dalam catatan PIHPS, dari 31 komoditas sembako yang dipantau di Jawa Barat, 14 komoditas naik dan 11 komoditas turun. Cabai merah besar menjadi biang kerok inflasi pangan harian dengan kenaikan 50,15 persen dibandingkan 30 hari lalu, dari kisaran Rp49.300 menjadi Rp74.100 per kilogram.
Kenaikan harga cabai tidak terbatas pada cabai merah besar. Cabai merah keriting naik 25,3 persen menjadi Rp61.650 per kilogram. Cabai rawit merah melonjak 14,64 persen ke angka Rp77.900 per kilogram. Bawang merah ukuran sedang juga ikut merangkak naik 35,75 persen menjadi Rp58.100 per kilogram.
Kondisi ini kontras dengan harga daging ayam ras segar yang justru turun 1,91 persen menjadi Rp35.900 per kilogram. Telur ayam ras segar juga mengalami penurunan cukup dalam, yakni 4,76 persen ke level Rp27.000 per kilogram. Minyak goreng curah turun 2,63 persen menjadi Rp22.250 per kilogram, memberikan sedikit ruang lega bagi ibu rumah tangga.
Secara historis, harga beras kualitas bawah II di Jawa Barat menunjukkan pergerakan stabil dalam satu tahun terakhir (Juni 2025–Juni 2026). Namun, jika ditarik lebih panjang, komoditas ini sempat mencatat rekor kenaikan tertinggi sebesar 24,87 persen pada April 2018. Penurunan terdalamnya tercatat minus 19,58 persen pada bulan yang sama. Dalam tiga bulan terakhir, harga beras ini hanya naik tipis 2,26 persen dari posisi Rp13.250 per kilogram.
Data PIHPS yang bersumber dari dashboard resmi bi.go.id/hargapangan ini diperbarui setiap hari kerja. Untuk kategori beras lainnya di Jawa Barat, harga beras kualitas super I tercatat Rp17.100 per kilogram. Beras medium I di level Rp15.400 per kilogram. Beras kualitas bawah I sebesar Rp14.150 per kilogram—semuanya tidak berubah dalam sepekan terakhir.