Harga Daging Sapi di Pasar Astana Anyar Bandung Masih Rp150 Ribu per Kilo, Bulog Jabar Siap Intervensi

Penulis: Khoirul Anwar  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 16:50:31 WIB
Harga daging sapi di Pasar Astana Anyar Bandung stabil di Rp150 ribu per kilogram.

BANDUNG — Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Barat, Nurman Susilo, menyebut harga daging sapi masih menjadi satu-satunya komoditas yang memerlukan perhatian khusus. Dari hasil pemantauan di sejumlah kios, harga daging sapi berada di kisaran Rp140.000 hingga Rp150.000 per kilogram.

“Nanti akan kami cek kembali harga di tingkat hulunya seperti apa. Kita akan usulkan intervensi harga agar bisa sedikit turun,” ujar Nurman usai memimpin sidak.

Harga Ayam dan Telur Justru di Bawah Acuan Pemerintah

Di sisi lain, harga daging ayam dan telur ayam justru berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) pemerintah. Harga telur ayam tercatat sekitar Rp26.000 per kilogram, sementara daging ayam Rp36.000 per kilogram.

Nurman menjelaskan, stabilitas harga sejumlah komoditas seperti beras, bawang, dan cabai merah tidak lepas dari penyaluran bantuan pangan yang terus dilakukan Bulog. “Dengan adanya penyaluran bantuan pangan ini, masyarakat penerima manfaat sudah mendapatkan beras dan minyak goreng langsung. Harapannya, demand atau permintaan di pasar berkurang sehingga harga tetap stabil,” katanya.

Stok Beras 850.000 Ton, Aman Sampai Tahun Depan

Bulog Jabar memastikan ketersediaan beras tidak menjadi persoalan. Hingga awal Juni 2026, realisasi pengadaan beras telah mencapai sekitar 590.000 ton atau 70 persen dari target tahunan 700.000 ton. Stok beras yang dikuasai Bulog Jabar saat ini mencapai 850.000 ton.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok beras yang dikuasai Bulog Jabar saat ini mencapai 850.000 ton. Ini sangat cukup bahkan aman sampai dengan tahun depan,” tutur Nurman.

Jumlah tersebut bahkan cukup untuk membantu kebutuhan sejumlah provinsi lain seperti Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, dan Kalimantan Barat.

Minyakita Wajib Dijual Sesuai HET, Ini Tanda Produk Ilegal

Bulog juga telah mendistribusikan Minyakita ke sejumlah pasar rakyat melalui jaringan resmi. Nurman menegaskan, produk tersebut wajib dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Jika ditemukan Minyakita dijual di atas HET, kemungkinan produk tersebut tidak berasal dari jaringan pengecer resmi atau bukan pasokan yang disalurkan Bulog.

Enam Gudang Baru Dibangun, Dua di Karawang

Untuk memperkuat ketahanan pangan, Jawa Barat mendapat alokasi enam gudang Bulog baru dari program pembangunan 100 gudang nasional. Rinciannya, dua unit di Karawang, dua unit di Cirebon, satu unit di Bandung, dan satu unit di Subang.

“Saat ini semuanya sedang dalam proses pembangunan. Mudah-mudahan tahun depan infrastruktur ini sudah bisa beroperasi optimal untuk memperkuat ketahanan pangan,” katanya.

Nurman menambahkan, Bulog bersama Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Barat akan terus mengawasi rantai distribusi pangan. Jika ditemukan indikasi sumbatan distribusi atau lonjakan harga sepihak di tingkat distributor maupun pedagang, pemerintah akan mencari jalur pasokan alternatif.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: radarbandung.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top